BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas terus berinovasi dalam meningkatkan layanan kesehatan melalui program Strategi Menuju Kapuas Sehat dengan Implementasi Integrasi Layanan Primer (Si Kilap).
Program ini dirancang untuk memberikan pelayanan kesehatan yang lebih komprehensif kepada masyarakat. Salah satu tujuan utamanya adalah menurunkan angka stunting di Kabupaten Kapuas.
Kepala Dinas Kesehatan Kapuas, Tonun Irawaty Panjaitan, menjelaskan bahwa implementasi SI Kilap diharapkan mampu memperkuat berbagai indikator kesehatan, termasuk meningkatkan angka harapan hidup masyarakat Kapuas.
"Angka harapan hidup yang semakin tinggi menunjukkan bahwa masyarakat Kapuas semakin sehat, sekaligus menjadi indikator keberhasilan program kesehatan di Kapuas," ujar Tonun, Kamis, 28 November 2024.
Program ini juga didukung oleh penerapan transformasi digital, di mana layanan kesehatan di Puskesmas, Pustu, dan Posyandu secara bertahap akan menggunakan rekam medis elektronik.
Hal ini bertujuan untuk mengurangi penggunaan kertas di fasilitas kesehatan. Meski demikian, pelaksanaan penuh masih menghadapi kendala di beberapa wilayah yang blank spot atau tidak memiliki akses internet.
Dengan langkah-langkah inovatif ini, Dinas Kesehatan Kapuas berharap program Si Kilap tidak hanya meningkatkan mutu layanan kesehatan tetapi juga berkontribusi nyata dalam mendukung kesejahteraan masyarakat Kapuas. (DODI/H)
Program Si Kilap untuk Berikan Pelayanan Kesehatan Lebih Komprehensif
Bagikan:

KUALA KAPUAS –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Tertusuk Besi saat Kejar Api di Lokasi Kebakaran di Martapura
Prabowo Serahkan Rp53,15 T Kredit Produktif untuk 2 Juta Lebih Debitur
Warung di Jalan Pramuka Sampit Ludes Terbakar Akibat Karhutla
Kapuas Mengaji Dicanangkan di Pulau Petak
Menekraf Dorong Ekraf jadi Penggerak Pertumbuhan Negara Berkembang
Pemerintah Pusat dan Daerah Jangan Saling Menyalahkan dalam Tangani Karhutla
Komentar (0)
Memuat komentar…







