BORNEONEWS, Palangka Raya - Kegiatan Publication Bootcamp TOP TIER yang diselenggarakan oleh Lembaga Penulisan Ilmiah dan Inovasi Hak Kekayaan Intelektual atau LIPIHKI di Hotel Wing Kualanamu pada 28-29 November 2024 diselenggarakan bertujuan untuk meningkatkan kapasitas publikasi yang lebih luas dan memberikan dukungan dalam penyelesaian manuskrip yang dimiliki oleh para peserta.
"Kegiatan ini diharapkan dapat membantu para akademisi dan peneliti dalam menyelesaikan manuskrip mereka hingga siap untuk dipublikasikan," kata Prof Rahmawaty dari Universitas Sumatera Utara atau USU yang menjadi salah satu peserta.
Kepada Borneonews Prof Rahmawaty menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah penting dalam mendukung para akademisi untuk menghasilkan publikasi yang berkualitas.
"Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas publikasi yang lebih luas dan memberikan dukungan dalam penyelesaian manuskrip yang dimiliki para peserta, salah satunya milik saya," ujarnya.
Sementara itu, Wakil Rektor III Universitas Sumatera Utara, Prof Poppy Anjelisa Zaitun saat menyampaikan Welcome Speech mengatakan bahwa dukungan yang diberikan mencakup berbagai aspek, mulai dari penulisan hingga proses submission ke jurnal terindeks.
Selama kegiatan berlangsung, para peserta akan fokus pada penyelesaian manuskrip mereka hingga mencapai tahap submission ke jurnal yang terindeks Scopus (Q1 & Q2).
Prof Poppy menekankan pentingnya memiliki manuskrip yang siap untuk disubmit agar dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan maksimal.
Kegiatan ini tidak memungut biaya apa pun, sehingga memberikan kesempatan yang lebih luas bagi para akademisi untuk berpartisipasi.
"Syarat utamanya adalah memiliki manuskrip yang siap untuk disubmit," jelas Prof Poppy.
Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan dapat mendorong lebih banyak akademisi untuk aktif dalam publikasi ilmiah. Selain itu, kegiatan ini juga memberikan kesempatan bagi para peserta untuk mendapatkan bimbingan langsung dari para pakar di bidangnya.
"Kami menyediakan sesi konsultasi individu yang sangat bermanfaat untuk mendapatkan masukan langsung dari para pakar. Sesi ini diharapkan dapat memberikan wawasan baru dan strategi yang dapat diterapkan dalam penelitian dan publikasi di masa depan," katanya.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan kualitas publikasi ilmiah di Indonesia.
"Kami berkomitmen untuk terus mendukung para akademisi dalam menghasilkan karya ilmiah yang berkualitas dan bermanfaat bagi masyarakat luas," tutur Prof Poppy.
Hadir pula sebagai Speaker dalam kegiatan tersebut ialah Professor Dr Thierry Wirth yang merupakan Directeur d'Etudes a l'Ecole Pratique des Hautes Erudes.(TESTI PRISCILLA/R)









