BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Tengah, Agnes Widiastuti, mengungkapkan bahwa volume arus barang yang menggunakan angkutan udara mengalami penurunan sebesar 6,99 persen pada September 2024.
"Penurunan ini berasal dari volume barang bagasi dan bukan bagasi yang dimuat dan dibongkar di bandara-bandara di Kalimantan Tengah," kata Agnes pada Jumat, 29 November 2024.
Volume barang bagasi yang dimuat turun sebesar 14,53 persen, sementara yang dibongkar turun sebesar 10,34 persen.
"Penurunan ini menunjukkan adanya fluktuasi dalam aktivitas pengiriman barang melalui angkutan udara di wilayah kami," ujar Agnes.
Penurunan ini mencerminkan adanya perubahan dalam permintaan dan distribusi barang di Kalimantan Tengah.
Selain itu, volume barang bukan bagasi yang dimuat juga mengalami penurunan sebesar 6,47 persen, dan yang dibongkar turun sebesar 2,06 persen.
"Penurunan ini perlu menjadi perhatian bagi pihak terkait untuk meningkatkan kembali aktivitas pengiriman barang melalui angkutan udara," tambahnya.
Upaya kolaboratif antara pemerintah, maskapai, dan pihak terkait lainnya sangat diperlukan untuk mencapai tujuan ini.
Secara keseluruhan, penurunan volume arus barang ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah dan pihak terkait untuk terus meningkatkan kualitas layanan angkutan udara di Kalimantan Tengah.
"Kami akan terus memantau perkembangan ini dan memberikan informasi yang akurat kepada masyarakat," katanya.
Evaluasi berkala dan penerapan strategi yang tepat diharapkan dapat mengatasi tantangan ini.
Dengan adanya data ini, diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan kualitas layanan angkutan udara di Kalimantan Tengah.
"Kami berkomitmen untuk terus mendukung para pelaku usaha dalam meningkatkan efisiensi dan efektivitas pengiriman barang melalui angkutan udara," ujar Agnes Widiastuti.
Penurunan volume arus barang ini diharapkan dapat menjadi perhatian bagi semua pihak terkait untuk terus berupaya meningkatkan kualitas layanan angkutan udara di Kalimantan Tengah.
"Kami berkomitmen untuk terus mendukung para peneliti dan akademisi dalam menghasilkan karya ilmiah yang berkualitas dan bermanfaat bagi masyarakat luas," tuturnya. (TESTI PRISCILLA/j)









