PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Badan Pusat Statistik atau BPS Provinsi Kalimantan Tengah, Agnes Widiastuti, mengungkapkan bahwa tingkat penghunian kamar (TPK) hotel berbintang pada September 2024 mengalami peningkatan sebesar 1,75 poin dibandingkan dengan bulan yang sama tahun sebelumnya. Peningkatan tersebut tercatat pada hotel bintang satu, dua, dan tiga, masing-masing sebesar 4,88 poin, 4,24 poin, dan 12,97 poin.

"Peningkatan ini menunjukkan adanya peningkatan minat masyarakat untuk menginap di hotel berbintang," ujar Agnes Widiastuti pada Jumat, 29 November 2024.

Namun, lanjutnya, tidak semua hotel berbintang mengalami peningkatan. Penurunan TPK terjadi pada hotel bintang empat dan lima, masing-masing sebesar 7,36 poin dan 1,57 poin.

"Penurunan ini perlu menjadi perhatian bagi pengelola hotel untuk meningkatkan kualitas layanan dan fasilitas agar dapat menarik lebih banyak tamu," tambah Agnes.

Penurunan ini mencerminkan adanya persaingan yang ketat di industri perhotelan.

Sementara itu, TPK hotel non bintang pada September 2024 juga mengalami peningkatan sebesar 1,90 poin dibandingkan dengan bulan yang sama tahun sebelumnya. Peningkatan tercatat pada kelompok kamar kurang dari 10 kamar dan 10-24 kamar, masing-masing sebesar 3,84 poin dan 4,37 poin.

"Peningkatan ini menunjukkan bahwa hotel non bintang juga semakin diminati oleh masyarakat," kata Agnes lagi.

Namun, penurunan TPK terjadi pada kelompok kamar 25-40 kamar dan lebih dari 40 kamar, masing-masing sebesar 0,10 poin dan 0,88 poin.

"Penurunan ini perlu menjadi perhatian bagi pengelola hotel non bintang untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan fasilitas," ujarnya.

Penurunan ini menunjukkan adanya fluktuasi dalam permintaan pasar. Secara keseluruhan, peningkatan TPK hotel berbintang dan non bintang ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi industri perhotelan di Kalimantan Tengah.

"Kami berharap peningkatan ini dapat terus berlanjut dan memberikan kontribusi yang signifikan terhadap perekonomian daerah," kata Agnes Widiastuti.

Peningkatan ini juga diharapkan dapat menarik lebih banyak wisatawan untuk berkunjung ke Kalimantan Tengah.

Dengan adanya data ini, diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah dan pihak terkait untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan fasilitas perhotelan di Kalimantan Tengah.

"Kami akan terus memantau perkembangan ini dan memberikan informasi yang akurat kepada masyarakat," jelasnya. (TESTI PRISCILLA/j)