PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Rektor Institut Agama Kristen Negeri atau IAKN Palangka Raya, Telhalia bersama jajaran pimpinan dan staf, turut serta menggunakan hak pilih mereka dalam Pemilihan Kepala Daerah atau Pilkada Gubernur dan Wali Kota Palangka Raya pada 27 November 2024 lalu. Pelaksanaan pemilu serentak ini berlangsung di Tempat Pemungutan Suara atau TPS sesuai dengan daerah pilihan masing-masing. Kehadiran mereka menunjukkan komitmen civitas akademika dalam mendukung proses demokrasi di Indonesia.

Rektor Telhalia menegaskan pentingnya peran aktif seluruh masyarakat, termasuk civitas akademika, dalam mendukung demokrasi di Indonesia.

“Keterlibatan kita dalam pemilu adalah bentuk nyata dari partisipasi aktif untuk kemajuan daerah dan bangsa. Kami berharap Pilkada ini menghasilkan pemimpin yang mampu membawa perubahan positif bagi masyarakat,” ujar Telhalia pada Jumat, 29 November 2024.

Proses pemungutan suara berlangsung aman dan tertib, sesuai dengan protokol yang telah ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum atau KPU. Kehadiran para pemilih dari berbagai elemen masyarakat, termasuk akademisi, menunjukkan semangat tinggi dalam menentukan masa depan Kalimantan Tengah. Hal ini mencerminkan kesadaran masyarakat akan pentingnya partisipasi dalam pemilu untuk memilih pemimpin yang terbaik.

Kegiatan ini juga menjadi momentum penting bagi IAKN Palangka Raya untuk terus menanamkan nilai-nilai kebangsaan dan demokrasi dalam lingkungan pendidikan.

“Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi contoh bagi generasi muda untuk aktif berpartisipasi dalam proses demokrasi,” tambah Telhalia.

Partisipasi aktif dalam pemilu diharapkan dapat meningkatkan kesadaran politik dan tanggung jawab sosial di kalangan mahasiswa.

Selain itu, Telhalia juga mengajak seluruh masyarakat untuk tetap menjaga keamanan dan ketertiban selama proses pemilu berlangsung. “Mari kita jaga suasana kondusif dan damai selama dan setelah pemilu ini. Partisipasi kita dalam pemilu harus diiringi dengan sikap yang bertanggung jawab,” ujarnya.

Dengan demikian, diharapkan proses pemilu dapat berjalan lancar dan menghasilkan pemimpin yang amanah.

Dengan adanya partisipasi aktif dari berbagai elemen masyarakat, termasuk civitas akademika, diharapkan dapat meningkatkan kualitas demokrasi di Indonesia.

“Kami berkomitmen untuk terus mendukung proses demokrasi dan memberikan kontribusi positif bagi kemajuan daerah dan bangsa,” tutup Telhalia. (TESTI PRISCILLA/j)