BORNEONEWS, Palangka Raya – Anggota Komisi II DPRD Palangka Raya, Tantawi Jauhari, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap genangan air yang terjadi di beberapa wilayah Kota Palangka Raya. Imbauan ini terutama ditujukan kepada warga yang tinggal di daerah dengan debit air tinggi.
Tantawi mengingatkan pentingnya pengawasan terhadap anak-anak agar tidak bermain di sekitar genangan air. Genangan air yang cukup dalam dapat membahayakan keselamatan anak-anak, baik karena terjatuh maupun tenggelam.
"Oleh karena itu, orang tua harus selalu mengawasi aktivitas anak-anak mereka," katanya, Jumat, 29 November 2024.
Selain bahaya tenggelam, Tantawi juga mengingatkan potensi bahaya lain yang mengintai di genangan air, yaitu binatang melata. Ular dan hewan melata lainnya seringkali muncul di tempat-tempat yang tergenang air, sehingga warga perlu berhati-hati dan waspada.
Untuk itu, Tantawi meminta kepada Pemerintah Kota Palangka Raya agar lebih aktif meninjau lokasi-lokasi yang tergenang air dan melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang bahaya genangan air dan binatang melata. Sosialisasi ini penting untuk meningkatkan kesadaran dan kewaspadaan warga.
Pemerintah Kota juga diharapkan dapat menyediakan fasilitas dan infrastruktur yang memadai untuk mengurangi risiko genangan air dan memastikan keamanan masyarakat. Hal ini termasuk memperbaiki sistem drainase dan membangun infrastruktur penanggulangan banjir.
"Dengan meningkatkan kewaspadaan dan kerja sama antara masyarakat dan pemerintah, diharapkan risiko yang ditimbulkan oleh genangan air di Kota Palangka Raya dapat diminimalisir dan keselamatan warga tetap terjaga," pungkasnya. (PATHUR/j)









