SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Bupati Kotawaringin Timur (Kotim), Halikinnor, mengapresiasi netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) selama pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di wilayah tersebut. Menurutnya, ASN mampu menjaga sikap profesional sesuai aturan yang berlaku.

“Saya monitor selama ini ASN kita mampu memposisikan diri dengan cukup baik pada posisi yang sesuai dengan ketentuan. ASN memiliki hak pilih, tetapi tidak boleh terlibat dalam politik praktis,” ujar Halikinnor, Jumat, 29 November 2024.

Selama masa cuti kampanye selama dua bulan, Halikinnor memastikan tidak ada laporan pelanggaran netralitas ASN yang signifikan. Bahkan setelah ia kembali menjabat sebagai Bupati Kotim, situasi tetap terkendali. Hal ini menunjukkan komitmen ASN dalam menjalankan peran tanpa terpengaruh dinamika politik.

Meski demikian, ia mengingatkan jika pelanggaran terhadap netralitas ASN akan dikenakan sanksi sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku.

Halikinnor juga menekankan pentingnya menjaga netralitas ASN, terutama dalam menciptakan suasana yang aman dan nyaman sebelum dan sesudah Pilkada. Untuk itu, ia mengajak seluruh stakeholder untuk terus bekerja sama menjaga stabilitas dan kondusivitas daerah.

“Netralitas ASN perlu terus dijaga, dan kerja sama antara stakeholder sangat diharapkan agar kita bisa menciptakan kondisi aman dan nyaman,” tambah Halikinnor.

Ia juga menyerukan kepada masyarakat untuk mendukung siapa pun yang terpilih sebagai pemimpin Kotim dalam Pilkada. Menurutnya, semua calon merupakan putra dan putri terbaik daerah yang memiliki visi memajukan Kotim ke arah yang lebih baik.

“Siapa pun yang terpilih nanti, kita harus mendukung dalam menjalankan roda pemerintahan dan memajukan Kotim ke depannya,” pungkasnya. (DEWI PATMALASARI/j)