PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Bappedalitbang Kalimantan Tengah menekankan pentingnya pengendalian dan evaluasi pembangunan daerah dalam mendukung pencapaian target pembangunan secara ekonomis, efisien, dan efektif.

Kepala Bappedalitbang, Leonard S. Ampung menjelaskan, evaluasi memiliki fungsi strategis untuk memberikan masukan berbasis data guna memperbaiki perencanaan pada siklus berikutnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya penyelesaian dokumen teknokratik RPJMD tepat waktu untuk mendukung agenda daerah.

"Pengendalian adalah proses pemantauan kebijakan agar tetap sesuai rencana, termasuk mendeteksi kendala yang muncul secara real-time," ujar Leonard dalam asistensi pengendalian dan evaluasi dokumen RPJPD 2025–2045, RPJMD 2025–2029, dan RKPD 2025, baru baru ini.

Menurutnya, setiap daerah wajib mengunggah dokumen perencanaan ke Sistem Informasi Pembangunan Daerah (SIPD) sesuai instruksi Kementerian Dalam Negeri. Sistem ini dirancang untuk integrasi, monitoring, dan evaluasi pembangunan.

--page

“Ketertiban penginputan data ke SIPD menjadi kunci keberhasilan pengendalian dan evaluasi pembangunan,” tegas Leonard. (HERMAWAN DP/Y)