PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Dinas Komunikasi Informatika, Persandian dan Statistik (Diskominfosantik) Kalteng mengakui masih ada gap pengelolaan statistik sektoral.

Kepala Diskominfosantik Kalteng, Agus Siswadi mengatakan temuan itu berdasarkan Indeks Pembangunan Statistik atau hasil evaluasi penyelenggaraan statistik sektoral.

“Masih ada gap yang signifikan dalam pengelolaan statistik sektoral, baik dari segi regulasi/kebijakan, koordinasi, maupun sumber daya, manusia, maupun infrastruktur,” ungkap Agus saat Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektroral di Palangka Raya, baru baru ini.

Menurutnya hal itu perlu diatasi untuk mendukung terwujudnya Satu Data Indonesia. Ia mengatakan saat ini Indonesia berada di tengah era revolusi data, setiap keputusan pembangunan membutuhkan data yang akurat, mutakhir, dan terpercaya.

“Data statistik sektoral menjadi salah satu pilar yang sangat penting dalam pengambilan keputusan di berbagai bidang, namun tantangan di lapangan masih cukup besar,” ujarnya.

Ia menyebut, beberapa Perangkat Daerah Prov Kalteng masih belum mengajukan rekomendasi untuk kegiatan statistik sektoral yang dilaksanakan.

Bahkan ada yang belum menyusun metadata statistik sektoral secara konsisten, sehingga sering terjadi ketidakselarasan data antar unit. (HERMAWAN DP/H)