BORNEONEWS, Palangka Raya – Penyaluran Transfer ke Daerah (TKD) Kalimantan Tengah hingga 31 Oktober 2024 mencapai Rp18.902,8 miliar atau 80,7 persen dari pagu, ditopang oleh kinerja Dana Bagi Hasil (DBH) dan Dana Alokasi Umum (DAU).
Kepala Kanwil DJPb Provinsi Kalimantan Tengah, Wawan Juswanto menyampaikan DBH Sumber Daya Alam (SDA) Pertambangan Umum mendominasi dengan realisasi Rp5.414,9 miliar.
“Realisasi DBH SDA pertambangan umum 81,8 persen dari pagu, menyumbang 84,4 persen dari total DBH,” kata Wawan dalam keterangan tertulisnya, Jumat, 29 November 2024.
Sementara itu, DAU yang tidak ditentukan penggunaannya mencapai Rp6.853,3 miliar atau 90,3 persen dari pagu, memberikan kontribusi 79,9 persen dari total penyaluran DAU.
Dana Desa juga menunjukkan kinerja yang sangat baik dengan realisasi 91 persen, telah tersalur ke seluruh pemerintah daerah.
Penyaluran Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik juga mencatat perkembangan positif, dengan alokasi tertinggi untuk Pemprov Kalimantan Tengah sebesar Rp191,1 miliar atau 71,3 persen dari pagu. (HERMAWAN DP/R)









