BORNEONEWS, Sampit - Seorang sopir truk bernama Baroji, 40, warga Jl Sangga Buana, Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), ditemukan tewas di dalam truknya, di Jl Tijilik Riwut Km 55, Dusun Bunut, Desa Rubung Buyung, Kecamatan Cempaga, Kamis (8/9/2016).
Korban diketahui tewas sekitar pukul 10.00 WIB oleh seorang ibu rumah tangga bernama Darwati, yang langsung melaporkan hal itu kepada warga lainnya hingga ke pihak kepolisian.
“Kami dapat laporan dari warga bahwa ada sopirr truk yang tewas di dalam truknya itu sendiri, dengan kondisi mengeluarkan darah dari mulutnya. Sehingga kami langsung datangi TKP tersebut,” ujar Kapolres Kotim AKBP Hendra Wirawan melalui Kapolsek Cempaga Ipda Harno, Kamis (8/9/2016)
Belum diketahui pasti apa penyebab dari kematian tersebut karena di sekujur tubuhnya juga tidak ditemukan ada perlakuan kekerasan atau bekas luka dari benda apapun. Namun pihak keluarga korban mengatakan bahwa Baroji memiliki riwayat penyakit hipertensi.
Selain itu dugaan sementara, korban tewas karena kelelahan. Hal itu terjadi akibat dirinya mengendarai truk hanya sendiri tanpa ada penggantinya. Sedangkan perjalanan yang dilewatinya sangat jauh, yakni dari Banjarmasin-Sampit.
“Walau begitu, kami masih melakukan penyelidikan dalam kasus ini. Dan saat ini masih menunggu hasil visum dari pihak rumah sakit agar dapat diketahui pasti penyebab kematian korban,” ungkap Harno.
Sementara tewasnya korban itu bermula ketika truk yang dikendarainya berhenti di depan rumah Darwati, sekitar pukul 07.30 WIB. Saat itu ia langsung turun dari kendaraan roda enam itu dengan membawa sejumlah peralatan kunci. Melihat hal itu, perempuan itu kembali masuk ke rumahnya.
Setelah sekitar pukul 10.00 WIB, Darwati kembali keluar rumah, dan dia melihat korban sedang berada di dalam truk dengan kondisi kaki ke atas stir. Mendapati hal tersebut, diapun penasaran dan mendatanginya. Setelah dilihat, ternyata kondisi Baroji sudah memejamkan mata dan mulutnya keluar darah.
Melihat hal seperti itu, dia langsung melapor kepada warga sekitar, dan menghubungi aparat polsek. Setelah itu, polisi langsung datang dan melakukan olah TKP serta membawa korban ke RSUD Dr Murjani Sampit. (M HAMIM/m)








