PURUK CAHU –

BORNEONEWS, Tamiang Layang – Pemerintah Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah, meluncurkan inovasi terbaru dalam bentuk Sistem Informasi Tata Ruang (SiSita) berbasis data geospasial. Program ini bertujuan untuk mempermudah akses informasi tata ruang dan mendukung sistem perizinan yang lebih efisien, baik untuk kegiatan usaha maupun non-usaha.

Kepala Bidang Tata Ruang pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR Perkim) Barito Timur, Era Samola, menyatakan bahwa SiSita terintegrasi dengan sistem Online Single Submission (OSS), yang diharapkan dapat mempercepat proses perizinan.

"Sistem ini akan menjadi pusat data tata ruang yang transparan dan mudah diakses, yang sangat penting untuk memudahkan pelaku usaha dalam mengakses informasi terkait pemanfaatan ruang," jelas Era.

SiSita diluncurkan dalam tiga tahap, dengan fokus berbeda di setiap tahapnya. Pada tahap jangka pendek yang berlangsung hingga 7 Desember 2024, program ini akan memfokuskan pada pengumpulan dan penyajian data regulasi serta perizinan tata ruang dalam sistem geospasial. Sementara itu, pada tahap jangka menengah hingga 14 Juni 2025, SiSita akan diimplementasikan secara penuh sebagai sistem resmi di DPUPR Perkim Barito Timur. Adapun pada tahap jangka panjang (hingga Juni 2026), sistem ini dioptimalkan untuk mendukung pelayanan perizinan yang berkelanjutan.

Era menambahkan bahwa SiSita memberikan manfaat strategis, seperti mempercepat pelayanan perizinan, mengurangi tumpang tindih izin, meminimalkan risiko kelebihan pembayaran Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), serta mempermudah akses masyarakat dan pelaku usaha terhadap informasi tata ruang.

"Program ini tidak hanya memperkenalkan teknologi canggih, tetapi juga menunjukkan komitmen kami dalam memberikan pelayanan publik yang lebih baik," ujarnya.

Dukungan penuh diberikan oleh Kepala DPUPR Perkim Barito Timur, Yumail Paladuk, beserta seluruh jajaran di PUPR Perkim dan instansi terkait. SiSita diharapkan menjadi pondasi penting dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan serta menciptakan iklim investasi yang kondusif di Barito Timur.

"Kami yakin SiSita akan memperkuat daya tarik investasi di Barito Timur dan meningkatkan kualitas pelayanan publik," tutup Era Samola.