BORNEONEWS, Kuala Kapuas – Banjir melanda wilayah Desa Pujon, Kecamatan Kapuas Tengah, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, pada Kamis, 28 November 2024, setelah hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut selama beberapa hari berturut-turut. Akibatnya, Sungai Kapuas meluap, merendam permukiman warga dan berbagai fasilitas umum, termasuk puskesmas, sekolah, tempat ibadah, serta jalan-jalan utama di desa tersebut.
Banjir ini tidak hanya mengganggu kehidupan sehari-hari masyarakat, tetapi juga mempengaruhi berbagai sektor penting, seperti pelayanan kesehatan dan pendidikan. Meskipun begitu, pelayanan kesehatan masih tetap berjalan meskipun harus dipindahkan ke Kantor Kecamatan Kapuas Tengah untuk sementara waktu. Hal ini diungkapkan oleh Penjabat (Pj) Bupati Kapuas, Darliansjah, yang segera memerintahkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan dinas terkait untuk melakukan kajian cepat serta memberikan bantuan kepada warga yang terdampak.
“Saya sudah perintahkan baik pelayanan kesehatan maupun BPBD untuk segera memberikan dukungan dan bantuan kepada warga yang terdampak banjir. Kami juga memastikan semua pelayanan publik tetap berjalan,” ujar Darliansjah dalam konferensi pers pada Jumat, 29 November 2024.
Ketinggian air di beberapa area permukiman dilaporkan mencapai 40 sentimeter, yang cukup untuk merendam rumah-rumah warga dan infrastruktur penting lainnya.
“Kami mengupayakan agar aktivitas masyarakat seperti pendidikan dan perekonomian tetap berjalan meskipun dalam kondisi darurat ini,” tambahnya.
Masyarakat di Desa Pujon pun diminta untuk tetap waspada karena curah hujan diperkirakan masih tinggi. Meskipun banjir ini merupakan kejadian musiman yang kerap terjadi, dampaknya kali ini terasa cukup besar, mengingat banyak fasilitas umum yang terendam. Masyarakat berharap agar bantuan cepat datang untuk mengurangi kerugian yang semakin meningkat.
Hingga saat ini, meskipun belum ada laporan korban jiwa, kerugian material diperkirakan cukup signifikan. Kondisi ini menjadi pengingat bahwa bencana alam, meski kerap terjadi, tetap menuntut kesiapsiagaan serta perhatian lebih dari pemerintah dan masyarakat untuk mengurangi dampak yang ditimbulkan.
Dengan solidaritas yang tinggi dan dukungan dari berbagai pihak, diharapkan pemulihan pascabanjir bisa segera dilakukan dan kehidupan masyarakat Desa Pujon dapat kembali normal.









