BORNEONEWS, Palangka Raya - Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia atau PBSI di Universitas Palangka Raya dikenal dengan kreativitas dan prestasinya yang gemilang. Wakil Dekan 1 Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan atau FKIP Universitas Palangka Raya, Dr Eli Karliani, mengungkapkan bahwa prestasi yang diraih oleh mahasiswa PBSI dapat menjadi poin penilaian yang signifikan.
"Mahasiswa PBSI ini penuh kreativitas, banyak juga prestasi yang diraih oleh mahasiswa. Prestasi ini harus bisa jadi poin penilaian, itu saran saya ya Bapak/Ibu Dosen," kata Dr Eli saat membuka acara Pentas Seni mahasiswa PBSI di Aula Palangka pada Jumat malam, 30 November 2024.
Dr Eli Karliani menjelaskan bahwa mahasiswa yang sering mengikuti kegiatan dan lomba dapat saja mengumpulkan poin-poin tersebut sebagai bagian dari penilaian akademik mereka.
"Kalau sering ikut kegiatan dan lomba, poin-poin yang dikumpulkan bisa menjadi bagian dari penilaian akademik. Ini bisa menjadi alternatif untuk menyelesaikan studi tanpa harus melalui skripsi," tambahnya.
Hal ini diharapkan dapat diterapkan di PBSI FKIP UPR dan mendorong mahasiswa untuk lebih aktif dalam berbagai kegiatan dan kompetisi.
Menurut Dr Eli Karliani, pendekatan ini tidak hanya memberikan penghargaan atas prestasi mahasiswa, tetapi juga mendorong mereka untuk terus mengembangkan bakat dan keterampilan mereka.
"Dengan memberikan poin penilaian dari kegiatan dan lomba, kita memberikan penghargaan atas usaha dan kerja keras mahasiswa. Ini juga mendorong mereka untuk terus berprestasi," jelasnya.
Pendekatan ini diharapkan dapat meningkatkan motivasi dan semangat belajar mahasiswa.
Selain itu, Eli juga menekankan pentingnya dukungan dari seluruh civitas akademika untuk mendukung program ini.
"Kami berharap seluruh civitas akademika dapat mendukung program ini agar dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat yang maksimal bagi mahasiswa," katanya.
Dukungan dari dosen, staf, dan mahasiswa lainnya sangat diperlukan untuk mencapai tujuan ini.
Dengan adanya program ini, diharapkan mahasiswa PBSI dapat lebih aktif dan berprestasi dalam berbagai kegiatan dan lomba.
"Kami berkomitmen untuk terus mendukung mahasiswa dalam mengembangkan bakat dan keterampilan mereka melalui berbagai kegiatan dan lomba," ujarnya.
Program ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan akademik dan non-akademik mahasiswa.
Secara keseluruhan, program penilaian berbasis prestasi ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi program studi lainnya di Universitas Palangka Raya.
"Kami berharap kalau program ini diterapkan di PBSI dapat menjadi inspirasi bagi program studi lainnya untuk mengadopsi pendekatan serupa dalam penilaian akademik," tuturnya. (TESTI PRISCILLA/j)









