KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Pasca disosialisasikannya Program “Perpustakaan Sumber Belajar Mandiri” kepada puluhan kepala sekolah, madrasah, serta pengelola perpustakaan, Perpustakaan Disarpustaka Kapuas kini semakin ramai dikunjungi oleh peserta didik dan masyarakat. 

Program ini berhasil menarik minat pemustaka untuk memanfaatkan berbagai fasilitas yang tersedia.

Kepala Disarpustaka Kapuas, Suwarno Muriyat mengatakan selama sepekan terakhir, perpustakaan terus kedatangan pemustaka dari kalangan pelajar dan mahasiswa. 

Hal ini terlihat ketika ia menemani kunjungan puluhan siswa dan guru dari SD Azza Kuala Kapuas.

“Setiap hari, silih berganti pelajar dan mahasiswa datang ke perpustakaan untuk belajar maupun mencari referensi,” ujarnya, Sabtu, 30 November 2024.

Disarpustaka Kapuas kini menawarkan suasana nyaman dengan koleksi buku yang terus diperbarui. 

Selain itu, perpustakaan ini menyediakan berbagai fasilitas seperti layanan digital, ruang diskusi, studio mini, dan program edukasi interaktif. 

Semua ini mendukung pembelajaran di luar kelas dan menjadikan pengalaman belajar lebih menyenangkan.

Menurut Suwarno Muriyat, yang juga merupakan penulis buku Perpustakaan Sumber Belajar Mandiri, program ini bertujuan meningkatkan minat baca dan literasi di kalangan pelajar.

“Kami ingin perpustakaan tidak hanya menjadi tempat meminjam buku, tetapi juga pusat belajar yang inspiratif. Kehadiran perpustakaan yang ramah anak dan modern ini diharapkan dapat terus mendorong peserta didik untuk mengembangkan pengetahuan dan keterampilan secara mandiri,” pungkasnya. (DODI/j)