BORNEONEWS, Sampit - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat terus berupaya meningkatkan kesejahteraan warganya, termasuk dalam hal kesehatan. Salah satu upaya yang dilakukan adalah program pemeriksaan kesehatan jemput bola yang menyasar ASN dan masyarakat umum.
"Jadi kita sekarang ini semacam pemeriksaan jemput bola lah. Baik kita yang ke OPD-OPD ataupun OPD yang minta untuk lakukan pemeriksaan kesehatan," kata Kepala Dinkes Kotim Umar Kaderi, Sabtu, 30 November 2024.
Program pemeriksaan kesehatan ini bersifat skrining untuk deteksi dini terhadap penyakit kronis seperti hipertensi, dan diabetes. Disampaikan, itu dilakukan untuk mengetahui apakah seseorang itu ada terindikasi sakit.
"Kita berharap sakitnya bisa kita sembuhkan atau sakitnya jangan membuat kecacatan itu. Sehingga indikasi penyakitnya lebih kita temukan lebih awal," jelasnya.
Lanjutnya, ditemukannya indikasi penyakit lebih awal, pihak kesehatan dapat melakukan proteksi, penyuluhan, dan advokasi agar yang bersangkutan menjaga pola hidup, kebersihan, dan pola makan yang sehat.
--page
"Sehingga bisa kalau misalnya tensi bagaimana advokasi kita supaya tensinya tidak jadi hipertensi yang kronis seperti itulah," tambahnya.
Program pemeriksaan kesehatan jemput bola ini tidak hanya dilakukan di OPD, tetapi juga menyasar masyarakat umum.
"Bukan hanya di OPD-OPD, cuma di masyarakat juga kita. Nah, kadang-kadang kita misalnya ada organisasi, apa yang ingin minta, lakukan screening, misalnya hari Jumat atau hari apa, kami tetap terbuka," imbuhnya. (DEVIANA/Y)









