BORNEONEWS, Sampit - Hasil penelitian terkait efektivitas program bantuan stimulan rumah tidak layak huni (RTLH) atau bedah rumah di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menghasilkan sejumlah rekomendasi kebijakan untuk meningkatkan efektivitas program tersebut.
"Ada beberapa rekomendasi kebijakan yang perlu dilakukan untuk meningkatkan efektivitas program bantuan stimulan RTLH di Kabupaten Kotawaringin Timur," ujar Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bapperida Kotawaringin Timur, Alang Arianto, Sabtu 30 November 2024.
Ia mengungkapkan bahwa rekomendasi tersebut meliputi penguatan pemberdayaan masyarakat melalui pembentukan Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) dan pendampingan teknis konstruksi.
"Selain itu, perlunya penyusunan rencana kerja tahunan yang terukur dan sosialisasi intensif, pengembangan kemitraan dengan sektor swasta dan UMKM lokal untuk penyediaan material dan tenaga kerja," jelasnya.
Dirinya juga menekankan pentingnya penyediaan sistem monitoring dan database terintegrasi dengan dukungan anggaran yang konsisten.
--page
Rekomendasi ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas program bedah rumah di Kotim sehingga dapat menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan dan memberikan dampak yang lebih besar dalam menanggulangi kemiskinan ekstrem.
"Terakhir, peningkatan ketepatan sasaran melalui verifikasi independen dengan melibatkan akademisi, tokoh masyarakat dan aparatur desa/kelurahan, validasi dan updating data calon penerima bantuan secara berkala dan pemanfaatan teknologi informasi untuk integrasi data," pungkasnya. (DEVIANA/Y)









