BORNEONEWS, Palangka Raya – Pembangunan Ruang Hemodialisis di RSUD Kota Palangka Raya diharapkan dapat memenuhi kebutuhan layanan cuci darah yang terus meningkat.
Proyek ini menggunakan dana Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) RSUD Kota Palangka Raya dan dijadwalkan selesai pada Desember 2024.
Direktur RSUD Palangka Raya, Abram Sidi Winasis, mengungkapkan bahwa fasilitas baru ini akan dilengkapi dengan 11 tempat tidur untuk pasien cuci darah.
Kehadiran ruang ini diharapkan dapat mengurangi antrian pasien yang selama ini bergantung pada RSUD dr. Doris Sylvanus.
“Meski RSUD dr. Doris Sylvanus memiliki kapasitas 30 tempat tidur, kebutuhan akan layanan cuci darah masih sangat tinggi,” tutur Abram baru baru ini.
--page
Sebagai informasi, ruang Hemodialisis adalah fasilitas medis yang digunakan untuk melakukan prosedur hemodialisis (cuci darah), yaitu perawatan bagi pasien dengan gagal ginjal.
Pada prosedur ini, biasanya darah pasien disaring menggunakan mesin dialisis untuk menghilangkan limbah, cairan berlebih, dan toksin yang tidak dapat disaring oleh ginjal yang tidak berfungsi. (HERMAWAN DP/Y)









