SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Anggota Fraksi Golkar DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Mariani, menegaskan pentingnya penguatan infrastruktur pertanian sebagai bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan nasional. Ia menyoroti kebutuhan pembangunan irigasi dan jalan akses menuju lahan pertanian yang harus menjadi prioritas dalam perencanaan pembangunan daerah.

“Penguatan infrastruktur pertanian, seperti irigasi dan jalan akses ke lahan pertanian, sangat penting. Hal ini akan mempermudah petani dalam mengelola lahan mereka serta mendistribusikan hasil panen ke pasar,” kata Mariani, Sabtu, 30 November 2024.

Selain infrastruktur, Mariani juga mendorong pemerintah daerah untuk memfasilitasi pembentukan koperasi atau kelompok tani dan perikanan. Menurutnya, ini akan memperkuat akses petani terhadap permodalan, pasar, serta teknologi pertanian modern.

“Koperasi atau kelompok tani akan membantu petani mengatasi kendala seperti pendanaan dan pemasaran hasil panen. Selain itu, mereka juga bisa mendapatkan pelatihan terkait teknologi terbaru di sektor pertanian dan perikanan,” ujarnya.

Ia menambahkan, program ketahanan pangan yang diusulkan sejalan dengan visi besar Presiden Prabowo Subianto yang tercantum dalam Hasta Cita Presiden. Mariani percaya bahwa program ini juga akan mendukung posisi Kotim sebagai daerah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN) serta bagian dari persiapan Indonesia menuju Indonesia Emas 2045.

--page

“Ketahanan pangan ini adalah program linier dengan Hasta Cita Presiden. Selain itu, Kotim harus mempersiapkan diri sebagai penyangga IKN. Ini membutuhkan perhatian serius pemerintah, khususnya dalam perencanaan anggaran tahun 2025 ke depan,” pungkasnya. (DEWI PATMALASARI/Y)