PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pj Ketua Cabang GMKI Palangka Raya, Suryani Rajagukguk, menegaskan bahwa Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) tidak terlibat dalam politik praktis dan senantiasa menghormati proses demokrasi, termasuk penyelenggaraan Pilkada Kalimantan Tengah (Kalteng). 

"GMKI menegaskan bahwa kami tidak pernah membuat atau mengirimkan karangan bunga terkait Pilkada, sehingga setiap tindakan yang mencatut nama GMKI adalah tindakan yang tidak bertanggung jawab," tegas Suryani, saat dikonfirmasi Borneonews, Sabtu, 30 November 2024.

Suryani Rajagukguk meminta, pihak yang melakukan pencatutan nama GMKI untuk segera memberikan klarifikasi dan menyampaikan permintaan maaf secara terbuka. 

"Dan kami meminta atas pencatutan nama GMKI untuk mengklarifikasi dan meminta maaf," mintanya.

Selain itu, ungkap Suryani, GMKI menghormati keputusan KPU sebagai penyelenggara Pemilu, dan akan mendukung hasil resmi penetapan pemenang Pilkada Gubernur Kalteng pada 16 Desember 2024 mendatang.

--page

Pernyataan ini merupakan bentuk komitmen GMKI untuk menjaga integritas organisasi dan mendukung pelaksanaan demokrasi yang jujur, adil dan bermartabat. (MARINI/Y)