SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Anggota DPRD Kotawaringin Timur (Kotim), Hendra Sia, menyoroti kondisi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Kilometer 14 Jalan Jenderal Sudirman yang semakin memprihatinkan.

Bersama Ketua DPRD Kotim, Rimbun, Hendra melakukan kunjungan langsung ke lokasi beberapa waktu lalu dan menemukan tumpukan sampah yang menggunung akibat tidak dapat tertangani dengan baik.

"Kondisi di TPA sangat memprihatinkan. Sampah menumpuk dan tidak bisa digeser karena alat berat seperti doser dan ekskavator rusak. Bahkan, jalan masuk ke lokasi tertutup oleh sampah yang terus melebar," kata Hendra, Minggu, 1 Desember 2024.

Hendra mengatakan, pemerintah daerah perlu segera mengalokasikan anggaran untuk pengadaan alat berat baru, setidaknya satu unit doser. Menurutnya, pengadaan alat berat ini merupakan solusi mendesak untuk mengatasi permasalahan di TPA yang kian kompleks.

"Setidaknya pemerintah daerah harus menganggarkan doser baru senilai Rp2,5 miliar. Tanpa alat ini, penanganan sampah di TPA akan terus mengalami kendala serius, yang pada akhirnya berdampak langsung pada lingkungan dan kesehatan masyarakat," ujar Hendra.

Ia juga menyoroti pentingnya pengelolaan sampah sebagai prioritas dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Sebagai layanan dasar, pengelolaan sampah memiliki dampak langsung terhadap kualitas hidup masyarakat dan lingkungan sekitar.

"Pengelolaan sampah adalah bagian dari layanan dasar yang harus mendapatkan perhatian utama. Pemerintah daerah harus lebih serius mendukung program-program Komisi II DPRD yang berkaitan dengan lingkungan hidup, termasuk pengelolaan TPA ini," pungkasnya. (DEWI PATMALASARI/H)