BORNEONEWS, Palangka Raya – Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada Serentak 2024 di Kota Palangka Raya telah selesai pada pukul 13.00 WIB, Minggu 1 Desember 2024. Penghitungan suara di sejumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) pun langsung dilakukan.
Pantauan di TPS 30 Jalan Raden Saleh, Kelurahan Menteng, Kecamatan Jekan Raya menunjukkan Pasangan Calon (Paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah nomor urut 2, Nadalsyah - Supian Hadi unggul di TPS tersebut.
Dari total Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 490 orang, sebanyak 279 suara sah masuk ke kotak suara.
Paslon nomor urut 2, Koyem-SHD (yang tampaknya merupakan kesalahan penulisan untuk Nadalsyah-Supian Hadi), memperoleh 159 suara. Posisi kedua ditempati Paslon nomor urut 3, Agustiar Sabran - Edy Pratowo, dengan 110 suara.
Paslon nomor urut 1, Willy M Yoseph - Habib Ismail Bin Yahya hanya memperoleh 6 suara, sementara Paslon nomor urut 4, Abdul Razak - Sri Suwanto mendapatkan 4 suara. Satu suara dinyatakan tidak sah, dan sebanyak 241 pemilih tidak hadir.
Untuk suara tidak sah sebanyak 1 suara dan tidak hadir sebanyak 241 suara," ungkap Ketua KPPS TPS 30, Fahmi Ferdian.
Anggota KPU Palangka Raya Divisi Teknis Penyelenggaraan Anang Juhaidi mengatakan PSU di dua TPS di Kelurahan Menteng, Kota Palangka Raya, digelar menyusul dugaan pelanggaran pada Pilkada Rabu 27 November 2024.
Pelanggaran tersebut ditandai dengan lonjakan jumlah suara dari pemilih yang tidak terdaftar dalam daftar hadir di TPS 06 Jalan Galaxi, sementara di TPS 30 Jalan Raden Saleh ada enam pemilih melakukan pemungutan suara dengan KTP luar daerah tanpa mengurus pindah memilih.
"Hasil penghitungan suara di TPS lainnya masih dalam proses. Hasil resmi PSU Pilkada Kalteng di Kota Palangka Raya akan diumumkan setelah seluruh penghitungan suara di semua TPS selesai dan diverifikasi," pungkasnya. (PATHUR/R)









