BORNEONEWS, Barito Selatan - Aparat Kepolisian Polres Barito Selatan (Barsel), mengimbau kepada masyarakat atau pengunjung pameran pembangunan Barsel Expo agar berhati-hati, karena diduga banyak copet berkeliaran.

Kapolres Barsel AKBP Yussak Angga melalui Kapolsek Dusun Selatan AKP Tri Prasetyo mengatakan, pihaknya mengimbau agar warga berhati-hati dengan barang bawaannya, seperti dompet, tas dan barang berharga lainnya.

“Karena pengunjung Barsel Expo membludak dikhawatirkan ada tangan-tangan jahil yang tidak bertanggungjawab,” kata Tri Prasetyo kepada Borneonews, Jum’at (9/9/2016).

Meski, lanjut dia, sampai hari ini masih belum ada laporan dari warga atau pengunjung terkait kecopetan. Namun pihaknya menghimbau berhati-hati sebelum ada kejadian seperti dimaksud.

Selain itu, lanjut dia, pihaknya juga mengingatkan warga maupun pedagang di Barsel Expo juga waspada terhadap pereadaran uang palsu.

Karena para pedagang maupun pembeli banyak melaporkan ke Polres maupun ke Polsek. Uang palsu yang ditemukan tersebut berupa uang pecahan Rp100.000, Rp50.000 dan pecahan Rp20.000. 

Ironisnya, yang jadi korban peredaran uang palsu tersebut justru para pedagang kecil yang ikut mengais rezeki di arena Barsel Expo. 

“Kita setiap malam selalu mengumumkan kepada masyarakat maupun pedagang agar selalu waspada baik terhadap copet maupun uang palsu,” jelasnya. 

Sembari mengingatkan, agar para pedagang dan para penjual jasa hiburan permainan yang ada di arena Barsel Expo untuk berhati-hati dan meneliti uang yang didapat saat bertransaksi.      

“Jika menemukan hal seperti itu, segera laporkan ke pihak berwajib pos keamanan Barsel Expo,” tandas dia. 

Menurutnya, hingga saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan secara intensif dilapangan terkait dari mana sumber uang palsu. Karena hal tersebut merugikan masyarakat dan perbuatan melawan hukum.

Selain itu juga, pihaknya mengingatkan juga kepada para pengunjung agar tidak membawa senjata tajam (sajam). Karena sampai hari ini sudah dua orang tertangkap di arena Barsel Expo karena kedapatan membawa sajam tersebut.    

“Saat ini kedua tersangka pembawa senjata tajam tersebut sudah kita amankan dan diproses sesuai peraturan hukum yang berlaku,” ucap dia. (URIUTU DJAPER/m).

‪