BORNEONEWS, Palangka Raya - Menurut Kepala Bappedalitbang Provinsi Kalimantan Tengah, Leonard S Ampung, damai sejahtera tidak hanya berarti terbebas dari konflik dan kekerasan, tetapi juga terciptanya keadilan, kesejahteraan, dan kemakmuran bagi seluruh masyarakat.
"Untuk mewujudkan damai sejahtera, kita perlu terus bekerja sama dan bersinergi, tanpa memandang perbedaan agama, suku, ras, dan golongan," ujar Leonard pada Minggu, 1 Desember 2024.
Hal ini disampaikannya selaku Pembina Kerohanian ASN Kalimantan Tengah, melepas peserta Parade Natal 2024.
Acara ini diselenggarakan oleh Persatuan Gereja-Gereja di Indonesia atau PGI Provinsi Kalimantan Tengah dan dipusatkan di Lapangan Sanaman Mantikei, Kota Palangka Raya, pada Minggu, 1 Desember 2024 petang. Parade ini diikuti oleh ribuan peserta yang antusias menyambut perayaan Natal.
Dalam kesempatan tersebut Leonard menekankan pentingnya saling menghormati dan menghargai perbedaan, serta saling menolong dan mendukung dalam kebaikan. Leonard juga mengingatkan bahwa beberapa waktu yang lalu, masyarakat Kalimantan Tengah telah melaksanakan Pemilu Kepala Daerah, baik di tingkat Provinsi maupun Kabupaten/Kota.
"Hal tersebut merupakan pengejawantahan dari nilai-nilai persatuan dan kesatuan, yang secara tidak kita sadari telah menjalankan falsafah Huma Betang yang kita miliki," imbuhnya. Pemilu ini menunjukkan bahwa masyarakat Kalimantan Tengah mampu menjaga persatuan dan kesatuan di tengah perbedaan.
Leonard mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjadikan Natal ini sebagai momentum untuk meneguhkan komitmen bersama dalam mewujudkan damai sejahtera di Indonesia.
"Mari kita terus bekerja keras dan berdoa, agar Indonesia menjadi negeri yang damai, sejahtera, dan makmur," tuturnya. Ia berharap semangat Natal dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk hidup dalam kedamaian dan harmoni.
Dalam konteks kehidupan sehari-hari, Leo menekankan pentingnya menjaga kedamaian dan kerukunan di tengah masyarakat. "Kebersamaan dan kerukunan antar umat beragama adalah kunci utama dalam menciptakan masyarakat yang harmonis dan damai," katanya.
Ia juga mengapresiasi partisipasi aktif dari berbagai komunitas dan organisasi dalam menjaga kedamaian di Kalimantan Tengah.
Leonard juga menyoroti pentingnya dukungan pemerintah dan masyarakat dalam menjaga keberlanjutan pembangunan di Kalimantan Tengah.
"Kita harus bersama-sama mendukung pembangunan yang berkelanjutan agar dapat memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat," ujarnya.
Dukungan ini diperlukan untuk memastikan bahwa pembangunan dapat berjalan dengan baik dan memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat.
Dengan adanya ajakan ini, diharapkan masyarakat Kalimantan Tengah semakin sadar akan pentingnya menjaga kedamaian dan kerukunan antar umat beragama.
"Mari kita jadikan semangat Natal sebagai momentum untuk mempererat persaudaraan dan mewujudkan damai sejahtera di Kalimantan Tengah," tutup Leonard.(TESTI PRISCILLA/R)









