BORNEONEWS, Palangka Raya - Dalam acara Peresmian Klinik Reboisasi, Guru Besar Universitas Sumatera Utara, Prof Rahmawaty menyampaikan materi bincang bertajuk "Peran Generasi Milenial dalam Mitigasi Perubahan Iklim dan Lingkungan".
Ia menjelaskan bahwa perubahan iklim adalah perubahan jangka panjang pada suhu dan pola cuaca yang mempengaruhi kehidupan di bumi.
"Generasi milenial memiliki peran strategis dalam menghadapi krisis ini melalui inovasi dan aksi nyata," ujarnya kepada Borneonews pada Senin, 2 Desember 2024.
Prof Rahmawaty menyoroti beberapa tantangan lingkungan saat ini, di antaranya pemanasan global dan cuaca ekstrem, deforestasi dan hilangnya keanekaragaman hayati, pencemaran air, udara, dan tanah, serta pengelolaan limbah dan plastik.
"Tantangan-tantangan ini memerlukan perhatian serius dan tindakan nyata dari semua pihak, terutama generasi milenial," tambahnya.
Mengapa generasi milenial krusial? Prof Rahmawaty menjelaskan bahwa generasi milenial adalah agen perubahan dengan kesadaran lingkungan yang tinggi.
"Mereka memiliki kesadaran lingkungan yang tinggi dan dapat menggunakan media sosial untuk kampanye," jelasnya.
Penggunaan media sosial memungkinkan generasi milenial untuk menyebarkan informasi dan menggalang dukungan secara luas dan cepat.
Selain itu, generasi milenial memiliki kekuatan konsumen yang dapat mendorong kebijakan ramah lingkungan.
"Sebagai konsumen, generasi milenial memiliki kekuatan untuk mendorong perusahaan dan pemerintah untuk menerapkan kebijakan yang lebih ramah lingkungan," kata Prof Rahmawaty.
Dengan memilih produk dan layanan yang berkelanjutan, mereka dapat memberikan tekanan positif pada pasar.
Prof Rahmawaty juga mengajak generasi milenial untuk terlibat aktif dalam upaya pelestarian lingkungan.
"Partisipasi aktif dalam kegiatan reboisasi, pengelolaan limbah, dan kampanye lingkungan dapat memberikan dampak positif yang signifikan," katanya.
Ia berharap Klinik Reboisasi dapat menjadi wadah bagi generasi milenial untuk belajar dan berkontribusi dalam upaya mitigasi perubahan iklim.
Dengan adanya Klinik Reboisasi ini diharapkan generasi milenial semakin sadar akan pentingnya peran mereka dalam mitigasi perubahan iklim dan lingkungan.
"Mari kita bersama-sama menjaga bumi ini untuk generasi mendatang," tutur Prof Rahmawaty.(TESTI PRISCILLA/R)









