BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Pentingnya ketersediaan stok darah untuk menangani pasien yang membutuhkan, untuk itulah Pj. Bupati Kotawaringin Barat (Kobar) Budi Santosa mengeluarkan surat edaran terkait imbauan masyarakat untuk menjadi pendonor darah aktif.
Menurut Pj. Bupati, Senin, 2 Desember 2024 surat edaran dengan nomor 400_267.1KESRA_2024 ini dikeluarkan sebagai tindak lanjut meningkatnya kebutuhan darah di Kabupaten Kobar.
"Peningkatan tersebut lantaran status RSUD Sultan Imanuddin sebagai rumah sakit rujukan bagi wilayah barat Kalteng, termasuk Kabupaten Lamandau, Sukamara, dan Seruyan, serta beberapa daerah di provinsi tetangga," jelas Pj. Bupati.
Pj. Bupati menjelaskan bukan hanya RSUD Sultan Imanuddin saja yang membutuhkan ketersediaan stok darah tersebut, karena di Kabupaten Kobar juga terdapat rumah sakit lain yaitu Rumah Sakit Citra Husada dan Rumah Sakit Harapan Insani.
"Tentunya fasilitas kesehatan ini membutuhkan pasokan darah yang stabil untuk menangani pasien yang terus bertambah. Karena semakin meningkatnya kebutuhan darah, harapannya masyarakat bisa berpartisipasi untuk menjaga ketersediaan stok darah dengan menjadi pendonor aktif,” jelas Pj Bupati Kobar.
Dalam sudar edaran tersebut, Pj. Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk instansi pemerintah, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), perusahaan swasta, dan organisasi masyarakat, untuk menggelar aksi donor darah.
"Kegiatan ini diharapkan dapat dilakukan pada berbagai momen penting, seperti perayaan ulang tahun atau acara lainnya. Kegiatan donor darah ini bukan hanya membantu pasien yang membutuhkan, tetapi juga memberikan manfaat kesehatan bagi pendonor," jelas Pj. Bupati.
Menurut Pj. Bupati, dengan menjadi pendonor aktif, keberadaan stok darah akan lebih terjamin sehingga pasien yang membutuhkan dapat segera tertangani.
"Karena selama ini Unit Donor Darah (UDD) di Kabupaten Kobar selama ini menghadapi tantangan dalam menjaga ketersediaan stok darah. Saya percaya partisipasi masyarakat melalui aksi sosial donor darah dapat menjadi solusi jangka panjang," jelas Pj. Bupati. (WAHYU KRIDA/j)









