BORNEONEWS, Sampit - Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) terus meningkatkan kinerjanya. Salah satu upaya yang dilakukan adalah menempatkan Satgas Damkar di lima titik strategis di Kotim.
" Kalau personil dari Damkar sudah mencukupi. Dari personel itu kami bagi untuk Satgas yang bertugas di kecamatan, " kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdamkarmat, Atimarahaani, Senin, 2 Desember 2024.
Disebutnya, telah ada lima Satgas siaga atau sektor pemadam di lima kecamatan yaitu Kecamatan Kota Besi, Mentawa Baru Ketapang tepatnya di Desa Eka Bahurui, Cempaga Hulu, Mentaya Hilir Selatan (MHS) dan Parenggean.
"Kalau Kota Besi baru November kemarin, kita meletakkan empat orang Satgas dan 1 unit mobil. Jadi lima sektor di kecamatan itu aktif semua, " sebutnya.
Disampaikan, keberadaan sektor pemadam kebakaran di kecamatan tinggi penduduk ini sesuai dengan harapan Bupati Kotim Halikinnor. Pasalnya, untuk wilayah tersebut peristiwa kebakaran lebih sering terjadi. Sehingga dengan adanya sektor tersebut, kebakaran baik bangunan dan lahan yang dapat terjadi kapan saja dapat ditangani lebih cepat.
--page
Lanjutnya, Satgas Damkar tidak hanya menangani kebakaran, tetapi juga menyediakan layanan penyelamatan lainnya, seperti menangkap tawon, membantu orang yang terkunci, menolong mobil yang mogok atau terperosok dan menangani tumpahan minyak.
"Seperti September 2024 kemarin, sudah tiga kali terjadi kebakaran di Kecamatan Kota Besi. Sehingga masyarakat setempat menginginkan sektor pemadam di sana. Dan alhamdulillah, dengan keberadaan kami di sana bisa menangani termasuk juga kegiatan penyelamatan," jelasnya. (DEVIANA/Y)









