BORNEONEWS, Palangka Raya – Anggota Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Arif, mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Palangka Raya untuk segera mengambil langkah konkret membantu warga yang terdampak banjir.
Arif menyoroti kondisi di Kelurahan Pahandut Seberang, Kecamatan Pahandut, yang aksesnya ke puskesmas saja sudah terputus akibat banjir. Warga di daerah tersebut sangat membutuhkan bantuan, terutama sembako, karena mata pencaharian mereka terhambat banjir.
Arif menekankan pentingnya penyaluran bantuan yang tepat sasaran. Bantuan sembako harus benar-benar diterima oleh warga yang terdampak banjir, bukan warga yang berada di lokasi aman. Ia khawatir bantuan tidak sampai pada mereka yang membutuhkannya.
Selain bantuan sembako Arif juga mendesak Pemkot untuk mempersiapkan sarana dan prasarana pengungsian. Mengingat Kota Palangka Raya masih terus diguyur hujan, dikhawatirkan debit air di Kelurahan Pahandut Seberang akan terus meningkat.
“Pemerintah harus memetakan kenaikan debit air setiap hari. Dengan begitu, posko pengungsian bisa segera disiapkan, sehingga warga tidak perlu menunggu lama jika ingin mengungsi,” ujar Arif, Senin, 2 Desember 2024.
--page
Legislator asal PAN ini juga meminta Pemkot untuk melakukan pemetaan wilayah terdampak banjir secara akurat agar bantuan dapat disalurkan secara efektif dan efisien.
Lebih lanjut, Arif mengajak seluruh anggota dewan dan pejabat di lingkungan Pemkot Palangka Raya untuk bergotong royong membantu warga terdampak. Ia mengusulkan agar setiap pejabat menyumbangkan 5 kilogram beras atau bahan pokok lainnya untuk warga yang membutuhkan.
“Jika kita bekerja sama, maka penanganan akan lebih cepat dan efektif, sehingga dapat meminimalisir korban,” kata politisi PAN ini.
Langkah cepat dan terkoordinasi dari Pemkot Palangka Raya sangat dibutuhkan untuk meringankan beban warga yang terdampak banjir.
"Selain bantuan logistik, akses kesehatan dan informasi juga perlu diperhatikan agar warga dapat mendapatkan penanganan yang memadai. Kerja sama dan kepedulian semua pihak sangat penting dalam menghadapi bencana ini," pungkasnya. (PATHUR/y)









