BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Guna optimalisasi pegelolaan arsip, Pemkab Kotawaringin Barat (Kobar) gelar kegiatan orientasi kearsipan, Senin, 2 Desember 2024 di Aula Kiai Gede, Setda Kobar.
Bertindak sebagai narasumber falam kegiatan tersebut adalah Direktur Informasi Kearsipan dari Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), Rudi Anton sebagai narasumber.
Sekda Kobar Rody Iskandar menyampaikan alam sesi orientasi, dibahas beberapa sistem utama dalam manajemen kearsipan.
"Di antaranya adalah Sistem Informasi Kearsipan Nasional (SIKN), Jaringan Informasi Kearsipan Nasional (JIKN), dan aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (SRIKANDI)," jelas Sekda.
Menurut Sekda, ia berharap agar implementasi SIKN, JIKN, dan SRIKANDI dapat mewujudkan penyelenggaraan kearsipan yang lebih sistematis, berkelanjutan, dan komprehensif.
“Melalui e-arsip SRIKANDI, diharapkan manajemen kearsipan di lingkungan Pemkab Kotawaringin Barat dapat terkontrol dengan baik, mulai dari tahap penciptaan, penggunaan, pemeliharaan, hingga pemusnahan arsip,” jelas Sekda.
Sekda menekankan pentingnya pengelolaan arsip sesuai dengan Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Nomor 679 Tahun 2020 tentang aplikasi sistem informasi kearsipan.
“Orientasi ini diharapkan mampu mendorong semua perangkat daerah untuk memahami dan mengimplementasikan sistem kearsipan modern demi mendukung terciptanya layanan publik yang optimal," jelas Sekda
Sekda mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Pemkab Kobar untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas pengelolaan arsip sebagai bagian dari tata kelola pemerintahan yang baik. (WAHYU KRIDA/j)









