SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Kepala Badan Penanggulangan  Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kotawaringin Timur  (Kotim), Multazam K. Anwar, menyebutkan banjir yang melanda Desa Sungai Ubar Mandiri, Kecamatan Cempaga Hulu, mulai surut. Bahkan puluhan warga yang mengungsi telah kembali ke kediamannya. 

"Banjir di Sungai Ubar Mandiri itu terjadi dari 28-30 November 2024. Dan sekarang air sudah mulai surut sejak kemarin. Meskipun masih ada genangan air di pekarangan  penduduk, permukaan banjir terus menurun," katanya, Senin, 2 Desember 2024.

Penurunan permukaan banjir diperkirakan dikarenakan  menurunnya intensitas hujan dan cuaca yang kembali  cerah beberapa hari terakhir.

Lanjutnya, 24 kepala keluarga Desa Sungai Ubar Mandiri yang sebelumnya mengungsi, kini mereka sudah bisa kembali tinggal di kediamannya. Meski demikian, dirinya tetap mengimbau kepada warga setempat untuk tetap waspada terhadap bencana banjir susulan. 

"Jika dilihat dari perkiraan cuaca, ada beberapa hari panas  jadi intensitas hujan menurun. Tapi BMKG tetap memberi  peringatan dini terutama di bulan Desember," imbaunya. (DEVIANA/j)