BORNEONEWS, Palangka Raya - Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Provinsi Kalimantan Tengah mengunjungi Jawa Tengah untuk mengadopsi sistem pengawasan kelautan dan perikanan.
Kunjungan sekaligus mempelajari pengelolaan Usaha Mikro Kecil menengah (UMKM) serta ekosistem mangrove di Provinsi Jateng.
Rombongan Kalteng dipimpin, Kepala Bidang PSDKP Flederyck, mengawali kunjungan dengan menerima paparan sistem pengawasan kelautan dari Pengawas Perikanan Prima di Dislutkan Jawa Tengah.
Flederyck menilai perlunya mengadopsi metode pengelolaan berbasis kelestarian lingkungan untuk menjamin keberlanjutan pemanfaatan sumber daya laut.
"Melalui co-management, pemerintah dan masyarakat berbagi peran dalam pengelolaan perikanan," ujar Flederyck dalam keterangannya, baru baru ini.
Selain menerima materi, rombongan juga mengunjungi UMKM Mina Makmur dan kawasan hutan mangrove Dewi Mangrove Sari di Brebes.
Kegiatan ini bertujuan mempelajari model pemberdayaan masyarakat melalui usaha perikanan dan pelestarian mangrove.
Kunjungan ini diharapkan dapat mendukung pengelolaan sumber daya kelautan yang berkelanjutan di Kalimantan Tengah sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat pesisir. (HERMAWAN DP/H)









