BORNEONEWS, Sampit - Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) M. Irfansyah memastikan anak yang dilarang mengikuti ujian diduga lantaran tidak disiplin di salah satu Sekolah Menengah Pertama (SMP) Kecamatan Baamang akan dapat mengikuti ujian seperti biasa esok.
"Kami pastikan besok anak-anak tersebut bisa mengikuti ujian ulang seperti anak lainnya, " tegasnya, Senin, 2 Desember 2024.
Diduga ada sekitar 70 anak di salah satu SMP di Kecamatan Baamang dilarang mengikuti ujian sekolah karena tidak disiplin yaitu terkait kerapian rambut. Karena tidak dapat mengikuti ujian.
Terkait anak yang tidak mengikuti ujian di hari pertama tersebut, mereka akan meminta pihak sekolah melakukan ujian susulan untuk anak-anak tersebut. Sehingga mereka tidak tertinggal untuk mata pelajaran yang diujikan hari ini.
“Mendidik anak-anak memang tidak mudah, tetapi penting untuk tetap mengutamakan sisi humanis dalam proses pendidikan. Tugas pendidik adalah membantu siswa menjadi lebih disiplin tanpa membuat mereka merasa tertekan,” tambah Irfansyah.
Diungkapkan, terkait kedisiplinan ini menjadi salah satu tantangan pendidik. Menegakkan disiplin memang tugas pendidik , namun di sisi lain ada tantangan yang harus dihadapi.
Dirinya berharap hal ini tidak lagi terjadi dan menjadi pembelajaran di dunia pendidikan khususnya di Kabupaten Kotim. Ia meminta agar kedisiplinan tetap dijalankan secara bijak dan menghormati hak setiap siswa untuk mendapatkan pendidikan yang layak
" Saya meminta jangan jera untuk mendidik anak-anak. Namun harus kita ingatkan dalam mendidik harus tetap mengedepankan sisi humanis," pungkasnya. (DEVIANA/H)









