BORNEONEWS, Sampit - Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Halikinnor akan kembali melakukan pengadaan excavator ampibi tahun 2025. Hal ini untuk mengatasi banjir di wilayah tersebut di saat musim hujan.
"Excavator ampibi ini sudah saya pertimbangkan ke depan, kita perlu pengadaan lagi, " katanya, Senin, 2 Desember 2024.
Itu ia ungkapkan saat menanggapi terkait kebutuhan excavator ampibi terutama untuk normalisasi sungai di sejumlah kecamatan hingga desa.
Dikatakan, seperti belum lama ini Kecamatan Mentaya Hilir Selatan yaitu Samuda dan Kecamatan Cempaga Hulu di Desa Sungai Uvar Mandiri mereka meminta bantuan excavator ampibi. Sementara Kotim hanya memiliki satu unit.
"Keberadaan excavator ampibi ini penting sekali, karena kalau untuk normalisasi sungai menggunakan excavator biasa tidak bisa bekerja," ujarnya.
Dijelaskan, excavator ampibi alat berat serbaguna yang bisa digunakan di berbagai medan pekerjaan, seperti rawa, sungai, daratan dangkal, dan medan basah lainnya, karena menggunakan sistem penggerak hidrolik multi-sinkron dengan rantai untuk membantu proses pengapungan dan pergerakan.
"Sekarang ini penggunaan excavator ampibi bergiliran, makanya tahun 2025 kita pengadaan lagi, " tegasnya.
Diketahui, Pemerintah Desa Sungai Ubar Mandiri belum ini meminta Pemkab Kotim mengirimkan excavator ampibi untuk normalisasi sungai di wilayah tersebut. Itu diperlukan lantaran Sungai Ubar dangkal yang mengakibatkan sungai tidak berfungsi baik sehingga menyebabkan banjir di desa itu. (DEVIANA/H)









