BORNEONEWS, Sampit – Bupati Kotawaringin Timur, Halikinnor menargetkan perencanaan pengadaan unit mobil pemadam kebakaran dan pembangunan pos sektor baru akan dimulai pada anggaran perubahan 2025.
Hal ini dilakukan untuk meningkatkan kesiapan dalam menghadapi potensi kebakaran di wilayah rawan dan padat penduduk.
"Salah satu visi misi kami adalah menambah sektor pemadam kebakaran di setiap kecamatan yang rawan kebakaran dan padat penduduk. Saya minta kepada Plt Kepala Dinas Pemadam Kebakaran untuk segera menginventarisir kebutuhan ini, paling tidak pada anggaran perubahan 2025 dibuat perencanaannya," kata Halikinnor, Selasa, 3 Desember 2024.
Bupati juga menginstruksikan agar berkoordinasi dengan camat untuk menentukan lokasi sektor baru. Apakah memerlukan bangunan baru atau dapat memanfaatkan bangunan yang ada di kecamatan.
"Koordinasikan dengan camat mengenai lokasi bangunan sektornya. Kita akan melakukan pengadaan mobil pemadam kebakaran untuk mendukung operasionalnya. Karena kita prihatin wilayah yang jauh dari Sampit seperti Kota Besi kemarin dalam satu bulan terjadi dua kali kebakaran, memerlukan perhatian serius," tambahnya.
Halikinnor juga menyoroti pentingnya keterlibatan relawan dalam upaya pencegahan kebakaran. Ia berharap kebutuhan peralatan minimal bagi relawan dapat dipenuhi.
"Kalau dari dinas terlambat merespons karena lokasi jauh, paling tidak masyarakat memiliki upaya pencegahan dengan dukungan peralatan yang memadai," pungkasnya. (DEWI PATMALASARI/R)









