BORNEONEWS, Palangka Raya - Pj Wali Kota Palangka Raya, Hera Nugrahayu menekankan pentingnya keamanan pangan dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM).
Pangan yang aman dan bergizi merupakan fondasi bagi tumbuh kembang individu yang sehat dan produktif.
Ia menjelaskan makanan yang di konsumsi memiliki pengaruh langsung terhadap kesehatan tubuh, termasuk fungsi otak dan daya tahan tubuh.
Jika masyarakat mengonsumsi pangan yang tidak aman atau mengandung zat berbahaya, maka akan berdampak pada kesehatan dan pada akhirnya akan menghambat produktivitas.
“Keamanan pangan bukan hanya soal kesehatan fisik, tetapi juga berkaitan erat dengan kualitas hidup masyarakat. Anak-anak yang mengonsumsi makanan bergizi akan memiliki pertumbuhan yang optimal, sedangkan orang dewasa yang sehat akan lebih produktif dalam bekerja,” katanya, Selasa, 3 Desember 2024.
Untuk mewujudkan Palangka Raya sebagai kota dengan SDM yang berkualitas, pemerintah kota terus berupaya memperkuat pengawasan terhadap keamanan pangan.
Sinergi dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dilakukan untuk memastikan bahwa seluruh produk pangan yang beredar di pasaran memenuhi standar keamanan.
Selain itu, pemerintah kota juga gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang pentingnya memilih dan mengonsumsi pangan yang aman dan bergizi.
Masyarakat diajak untuk lebih selektif dalam membeli makanan, memperhatikan label kemasan dan mengolah makanan dengan benar.
“Kami mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan pangan. Dengan demikian, kita dapat mewujudkan Palangka Raya sebagai kota yang sehat dan memiliki SDM yang berkualitas," pungkasnya. (HENDRI/R)
Pj Wali Kota Palangka Raya: Pangan Aman Kunci SDM Berkualitas
Bagikan:

PALANGKA RAYA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Walikota Gelar Musyawarah Terbuka Dana Banpres Karhutla, Undang Ormas dan Mahasiswa
Kualitas Udara Masih Berbahaya, Disdik Palangka Raya Perpanjang Pembelajaran Jarak Jauh
Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya Evaluasi Pelaksanaan PJJ di Tengah Kabut Asap
Palangka Raya Terima Banpres Rp10 Miliar
Menkes Ingin Jadikan Bus Oksigen Pemko Palangka Raya sebagai Pilot Project Penanganan ISPA
Puluhan Sekolah di Palangka Raya Masih Dipimpin Plt, Pengisian Definitif Ikuti Aturan
Komentar (0)
Memuat komentar…







