PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Musim penghujan dengan intensitas tinggi di Kota Palangka Raya saat ini menimbulkan genangan air di wilayah-wilayah tertentu. Ini tentunya berpotensi menimbulkan berbagai macam penyakit bagi masyarakat yang terdampak.

Menanggapi hal tersebut, Lurah Panarung, Evi Kahayanti, mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kesehatan dan potensi bencana.

Imbauan ini disampaikan langsung kepada para Ketua RT agar dapat disosialisasikan secara menyeluruh kepada warga. Evi mengingatkan potensi penyakit yang sering muncul di musim hujan, seperti demam berdarah, diare, dan infeksi saluran pernapasan.

Ia menekankan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan untuk mencegah penyakit, terutama dengan membersihkan tempat-tempat yang berpotensi menjadi sarang nyamuk, seperti kaleng bekas, talang air, dan pot tanaman.

"Ini langkah sederhana namun efektif dalam mencegah demam berdarah. Lebih baik mencegah daripada menanggulangi," katanya, Selasa, 3 Desember 2024.

Selain masalah kesehatan, Evi juga menyampaikan keprihatinan terhadap warga yang tinggal di daerah rawan banjir. Ia meminta agar mereka lebih berhati-hati, mengamankan barang-barang penting, dan segera melapor jika membutuhkan bantuan.

"Kelurahan Panarung siap membantu warga yang terdampak banjir, melalui koordinasi dengan pemerintah kota," tambahnya.

Sementara itu, Evi berharap agar warga Panarung dapat lebih siaga menghadapi cuaca ekstrem, menjaga kesehatan, dan tetap menjaga solidaritas sosial di tengah tantangan musim penghujan. Langkah proaktif ini menunjukkan komitmen Kelurahan Panarung dalam melindungi warganya dari dampak negatif musim hujan.

"Diharapkan masyarakat meningkatkan kesadaran terhadap dampak buruk dari musim penghujan dengan mengonsumsi makanan yang dapat meningkatkan imunitas tubuh, sehingga kita dapat mencegah terpapar penyakit," pungkasnya. (PATHUR/j)