PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Kepala BPBPK Provinsi Kalteng Ahmad Toyib mengingatkan peran penting Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) Kalteng dalam penanganan bencana.

“Pusdalops PB adalah mata dan telinga Pemerintah Daerah dalam upaya penanggulangan bencana,” ucap Toyib dalam Bimbingan Teknis Posko Krisis Karhutla 2024 di Swiss-Belhotel Danum, baru baru ini.

Ia menyebutkan Pusdalops PB berperan vital dalam seluruh tahapan penanggulangan bencana, mulai dari pengumpulan data hingga rehabilitasi pascabencana.

Ahmad Toyib menekankan pentingnya pembekalan teknis untuk personel agar dapat bekerja secara profesional dan terintegrasi.

Personel Pusdalops PB berasal dari PNS dan Tenaga Kontrak Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran Provinsi Kalteng, Relawan Posko Krisis Karhutla Provinsi Kateng.

Pusdalops PB didukung delapan Liaison Officer (LO) yang berasal dari Polda Kalteng, Korem 102/Panju Panjung, BMKG Kalteng, Basarnas Kalteng.

Termasuk dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kalteng, Dinas Kesehatan Kalteng, Dinas Sosial Kalteng, dan Dinas Komunikasi Informatika, Persandian dan Statistik (Diskominfosantik) Kalteng. (HERMAWAN DP/j)