SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit -  Pelaksana Tugas (Plt) Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Atimaraahini mengungkapkan untuk membentuk Unit Pelayanan Teknis (UPT) Damkar di setiap kecamatan perlunya mempersiapkan sumber daya manusia (SDM). 

"Ini supaya kalau ada peristiwa kebakaran bisa segera di tangani. Untuk membentuk itu kami perlu menganalisa, " katanya, Selasa, 3 Desember 2024.

Diungkapkan, untuk membentuk UPT di setiap kecamatan tentunya diperlukan  anggaran untuk sarana dan prasarana.  Selain itu, yang menjadi prioritas adalah kebutuhan SDM. 

Lanjutnya, untuk keberadaan UPT Damkar itu tentu diperlukan SDM yang terlatih dalam penanganan kebakaran maupun penyelamatan serta yang mengerti unit, sehingga harus dipersilahkan dengan dilakukan pelatihan terlebih dahulu. 

"Yang pasti personel kita siapkan. Kalau terkait bangunan bisa saja kata bupati ikut di kecamatan. Tapi kami harus menempatkan personel yang memang mengerti termasuk unit mobil. Kami tidak bisa menyerahkan ke yang tidak mengerti karena di dalam petugas kami ini ada yang disebut driver, dia memang mengerti tentang mobil tersebut, " jelasnya. 

Oleh sebab itu, pihaknya akan menganalisa lagi dan menelaahnya serta mengkoordinasi dengan pihak kecamatan sehingga keinginan Bupati Kotim dalam percepatan penangana peristiwa kebakaran dapat diwujudkan di seluruh Kabupaten Kotim. 

"Ini akan segera kami lakukan, karena inis sesuai dengan harapan bapak bupati kita. Kami akan koordinasikan dengan kecamatan," tutupnya. (DEVIANA/j)