PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kegiatan musyawarah untuk membentuk pengurus Forum Pimpinan Pascasarjana atau Forpimpas Badan Kerja Sama Perguruan Tinggi Negeri (BKS-PTN) Wilayah Barat masa bhakti 2024-2026 dilaksanakan pada Selasa-Kamis, 3-5 Desember 2024 di Aston Nagoya City Hotel, Lubuk Baja, Batam.

Acara ini dihadiri oleh 27 anggota Pascasarjana di Wilayah Barat, termasuk delegasi dari Universitas Sumatera Utara atau USU yang terdiri dari Direktur Sekolah Pascasarjana USU Prof T Sabrina, Wakil Direktur 1 Prof Evawani Aritonang, Wakil Direktur 2 SPS USU Prof Hamidah Harahap, Kaprodi S2 S3 PSL SPS USU Prof Rahmawaty, dan Kaprodi S2 S3 PW PWD Dr Satianegara.

Selain musyawarah, kegiatan ini juga akan melaksanakan lawatan Muhibah ke University Technology Malaysia di Johor Bahru untuk penandatanganan Perjanjian Kerjasama atau Letter of Intent antara Program Pascasarjana/Sekolah Pascasarjana.

Lawatan ini bertujuan untuk memperkuat kerjasama akademik dan penelitian antara institusi pendidikan tinggi di Indonesia dan Malaysia.

Pembina Forpimpas Wilayah Barat, Prof Zulkarnain, hadir dalam kegiatan tersebut dan memberikan sambutan. Dalam sambutannya, Prof Zulkarnain menekankan pentingnya kolaborasi dan sinergi antara perguruan tinggi dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan penelitian.

"Kerja sama ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang besar bagi pengembangan akademik dan penelitian di wilayah barat," ujarnya.

Ketua Forpimnas Barat, Prof Hidayat, menyampaikan laporan kinerja Forpimnas selama masa jabatannya. Dalam laporannya, Prof Hidayat menguraikan berbagai pencapaian dan tantangan yang dihadapi oleh Forpimnas.

"Kami telah bekerja keras untuk mencapai berbagai target yang telah ditetapkan, namun masih banyak tantangan yang perlu diatasi," katanya.

Ia juga menyoroti pentingnya dukungan dari semua pihak untuk mencapai tujuan bersama.
Kegiatan ini juga menjadi ajang untuk mempererat hubungan antara anggota Pascasarjana di Wilayah Barat.

"Pertemuan ini sangat penting untuk memperkuat jaringan dan kerjasama antara anggota Pascasarjana di wilayah barat," ujar Prof Rahmawaty. Ia berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak positif bagi pengembangan akademik dan penelitian di wilayah barat. 

Dengan adanya musyawarah ini, diharapkan pengurus Forpimpas BKS-PTN Wilayah Barat masa bakti 2024-2026 dapat bekerja dengan baik dan memberikan kontribusi yang berarti bagi pengembangan pendidikan tinggi di wilayah barat.

"Kami berkomitmen untuk terus mendukung upaya peningkatan kualitas pendidikan dan penelitian di wilayah barat," tutur Prof Zulkarnain.(TESTI PRISCILLA/R)