BORNEONEWS, Palangka Raya - Hasil musyawarah Forum Pimpinan Pascasarjana atau Forpimpas Badan Kerja Sama Perguruan Tinggi Negeri atau BKS-PTN Wilayah Barat memutuskan pengurus baru untuk periode 2024-2026. Prof Aan Aspianto dari Universitas Tirtayasa terpilih sebagai ketua Forpimpas menggantikan Prof Hidayat.
"Kami berharap kepemimpinan baru ini dapat membawa Forpimpas Wilayah Barat ke arah yang lebih baik," ujar Prof Aan Aspianto dalam sambutannya.
Selain itu, Prof T Sabrina dari Universitas Sumatera Utara atau USU ditunjuk sebagai sekretaris, dan Dr Yusuf Abdullah dari Universitas Siliwangi atau UNSIL sebagai bendahara.
"Kami siap bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama dalam meningkatkan kualitas pendidikan pascasarjana di wilayah barat," kata Prof T Sabrina.
Bidang lainnya juga telah ditetapkan, seperti bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat atau PKM yang diketuai oleh Prof Henny dari Universitas Andalas atau Unand, dengan salah satu anggotanya adalah Prof Rahmawaty.
"Kami akan fokus pada peningkatan kualitas penelitian dan pengabdian kepada masyarakat," ujar Prof Henny.
Selain itu, juga ditetapkan pengurus Forpimpas se-Indonesia untuk periode 2025-2026. Dr Richard Benny Luhulima dari Universitas Pattimura atau Unpatti terpilih sebagai ketua, dengan Prof Rahmawaty sebagai bidang penelitian dan pengabdian.
"Kami berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan pendidikan pascasarjana di seluruh Indonesia," kata Dr Richard Benny Luhulima.
Prof Aan Aspianto menyampaikan sambutan sebagai ketua Forpimpas BKS-PTN Wilayah Barat yang baru. Ia menekankan pentingnya kolaborasi dan sinergi antara perguruan tinggi dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan penelitian.
"Kerja sama ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang besar bagi pengembangan akademik dan penelitian di Indonesia," ujarnya.
Dengan adanya pengurus baru ini, diharapkan Forpimpas BKS-PTN Wilayah Barat dan Forpimpas se-Indonesia dapat bekerja dengan baik dan memberikan kontribusi yang berarti bagi pengembangan pendidikan tinggi di Indonesia.
"Kami berkomitmen untuk terus mendukung upaya peningkatan kualitas pendidikan dan penelitian di Indonesia," tutur Prof Aan Aspianto.(TESTI PRISCILLA/R)









