BORNEONEWS, Palangka Raya – Pemprov Kalteng secara masih melaksanakan pasar murah dalam beberapa waktu terakhir.
“Pemprov secara masif menggencarkan pasar murah. Melalui pasar murah, pemerintah dapat menstabilkan harga kebutuhan pokok,” tutur maskur dalam konferensi pers statistik baru baru ini.
Terutama kebutuhan pokok yang sering mengalami lonjakan, terutama menjelang hari-hari besar atau saat terjadi gangguan pasokan.
Maskur juga mengatakan bahwa pasar murah dapat menjadi instrumen efektif dalam menjaga daya beli masyarakat dan menekan inflasi.
Menurutnya ini merupakan amanat dari pemerintah pusat bahwa daerah harus mengendalikan inflasi salah satunya melalui pasar murah.
“Alhamdulillah inflasi Kalteng berada di angka 1,02 persen masuk di bawah sepuluh besar terendah secara nasional,” tutur Maskur. (HERMAWAN DP./r)








