PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Banjir yang melanda Kelurahan Kalampangan mengakibatkan 403 jiwa terdampak dan lima jiwa terpaksa mengungsi.  Lurah Kalampangan, Yunita Martina, menyampaikan hal tersebut, Rabu, 4 Desember 2024.

Sebagai respon cepat, Kelurahan Kalampangan telah mendirikan dapur umum di kantor kelurahan untuk memenuhi kebutuhan warga terdampak.  Debit air dilaporkan naik 10 sentimeter sejak kemarin.

Tim Tangguh Bencana Kelurahan Kalampangan turut berperan aktif dalam evakuasi warga, ternak, dan barang-barang milik warga yang terdampak banjir.  Tim juga memantau kondisi aliran listrik di wilayah terdampak.

"Untuk menjaga keamanan, khususnya pada malam hari, Kelurahan Kalampangan meningkatkan pengawasan di sekitar jalan-jalan yang banyak diparkir kendaraan warga terdampak banjir," jelas Yunita.

Jika debit air terus meningkat dan jumlah pengungsi bertambah, Kelurahan Kalampangan berencana memberdayakan RW dan RT untuk mendirikan dapur umum di masing-masing wilayah.

Hal ini bertujuan untuk meringankan beban warga terdampak dan mempermudah pendistribusian bantuan.

"Kelurahan Kalampangan terus berupaya maksimal untuk menangani dampak banjir dan memberikan bantuan kepada warga yang terdampak,"  pungkasnya. (PATHUR/j)