BORNEONEWS, Muara Teweh – Proses Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 di Kabupaten Barito Utara baru saja mencapai tahap penentuan yang mendebarkan. Hasil rapat pleno terbuka yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Barito Utara pada Selasa malam, 3 Desember 2024 mengungkapkan kemenangan tipis pasangan calon (paslon) nomor urut 01, Gogo Purman Jaya dan Hendro Nakalelo (Gogo-Helo), atas pesaingnya, paslon nomor urut 02, Akhmad Gunadi Nadalsyah dan Sastra Jaya (Agi-Saja).
Perolehan suara dari kedua paslon hampir tidak terbedakan, dengan Gogo-Helo memperoleh 42.310 suara (50,004%) dan Agi-Saja meraih 42.302 suara (49,996%). Selisih antara keduanya hanya 8 suara, menciptakan ketegangan di kalangan masyarakat dan peserta pilkada.
Rapat pleno yang dipimpin Ketua KPU Barito Utara, Siska Dewi Lestari, berlangsung di bawah pengawasan ketat semua komisioner dan dihadiri oleh saksi-saksi dari kedua pasangan calon. Meski hasil ini bersifat sementara, pengumuman ini menandakan akhir dari proses perhitungan yang penuh perjuangan.
Setelah melalui dua sesi perhitungan suara, yakni untuk pemilihan gubernur dan wakil gubernur Kalimantan Tengah serta pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Barito Utara, hasil akhir mencerminkan tingkat persaingan yang sangat ketat. Paslon Gogo-Helo unggul di beberapa kecamatan besar, seperti Teweh Tengah yang memberikan mereka 15.519 suara, sementara Agi-Saja memperoleh 14.311 suara.
Namun, di sejumlah kecamatan seperti Lahei dan Gunung Timang, pasangan Agi-Saja berhasil meraih lebih banyak suara. Meskipun demikian, jumlah suara sah secara keseluruhan mencapai 84.612, sementara 1.864 suara dinyatakan tidak sah.
Setelah pleno selesai, paslon Agi-Saja memutuskan untuk tidak menandatangani hasil akhir yang diumumkan. Namun, mereka sepakat untuk menandatangani berita acara yang memuat finalisasi hasil perhitungan suara. Tentu saja, keputusan ini memicu pertanyaan tentang kemungkinan upaya hukum yang akan dilakukan dalam beberapa hari ke depan.
"KPU Barito Utara memberikan waktu tiga hari bagi kedua pasangan calon untuk mengajukan gugatan terhadap hasil Pilkada ke Mahkamah Konstitusi," kata Siska Dewi Lestari.
Kemenangan Gogo-Helo dengan selisih yang begitu tipis menunjukkan betapa krusialnya setiap suara dalam proses demokrasi. Meski Gogo-Helo berhasil unggul, persaingan yang sangat ketat antara kedua paslon ini menjadi gambaran betapa pentingnya peran aktif masyarakat dalam menentukan arah daerah mereka.
Berikut adalah tabel perolehan suara per kecamatan:
| Kecamatan | Gogo-Helo (Paslon 01) | Agi-Saja (Paslon 02) |
|---|---|---|
| Gunung Purei | 862 suara | 919 suara |
| Gunung Timang | 3.347 suara | 3.644 suara |
| Lahei | 3.443 suara | 4.471 suara |
| Lahei Barat | 3.061 suara | 3.376 suara |
| Montallat | 4.094 suara | 2.744 suara |
| Teweh Baru | 6.030 suara | 6.162 suara |
| Teweh Selatan | 4.164 suara | 4.480 suara |
| Teweh Tengah | 15.519 suara | 14.311 suara |
| Teweh Timur | 1.790 suara | 2.195 suara |
Total Suara Sah:
- Gogo-Helo: 42.310 suara
- Agi-Saja: 42.302 suara









