BORNEONEWS, Palangka Raya – Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran mengingatkan seluruh pengusaha sektor perkebunan, kehutanan, pertambangan, dan konstruksi yang beroperasi di wilayah Kalimantan Tengah untuk menaati aturan yang ditetapkan dan disepakati. Ia mengakui telah mencium ada beberapa yang ‘pintar’ sehingga sering ‘mengakali’ aturan main. Namun Gubernur pun menyebut dirinya bakal tidak kalah dalam ‘permainan itu’.

“Kita lihat saja jurus-jurus gubernur masih banyak. Gubernur punya trik. Bolehlah mereka merasa sebagai pengusaha lebih pintar. Tetapi gubernur lebih punya hak dan wewenang dalam memutuskan keberadaan mereka. Jika menyalahi dan ada bukti, ya kita cabut,” kata Gubernur Sugianto.

Ia mengingatkan, telah ada pertemuan dengan para pengusaha sektor jasa konstruksi pada 14 Juni 2016 di Palangka Raya. Kemudian pertemuan dengan para penusaha sektor perkebunan,kehutanan, dan pertambangan pada 23 Juni 2016 di Jakarta yang mengasilkan 14 kesepakatan yang harus dilaksanakan.

Berikutnya pertemuan dengan pengurus Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Kalteng pada 8 Agustus 2016 d Palangka Raya. Kesepakatan itu antara lain kewajiban membuka rekening dan pembayaran gaji di Bank Kalteng, memiliki NPWP Kalteng, menggunakan BBM dari penyalur remi yang memiliki wajib pungut (WAPU) Kalteng, menggunakan alat berat dan membayar pajak di Kalteng.

Wajib Sumbang Satu Exavator dan Traktor

Gubernur Sugianto juga menekankan agar perusahaan yang menjalankan usaha di Kalteng untuk ikut bahu membahu mengatasi permasalahan yang dihadapi Kalteng dalam rangka mendongkrak kemakmuran rakyat selaku pemilik kedaulatan tanah dan sumber daya. Untuk memudahkan kordinasi, Sugianto meminta agar mendirikan kantor perwakilan di Kalteng.

“Membuka kantor di Kalteng dan menyumbang satu unit exavator dan satu unit traktor untuk kegiatan pengelolaan lahan terlantar dan pengelolaan lahan tanpa bakar,” katanya.

“Gubernur tidak cari masalah dengan mereka, tetapi ketika tidak mengindahkan dan kebetulan bermasalah ya hati-hati saja,” tukas Gubernur. (ROZIKIN/m)