PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kota Palangka Raya semakin dekat meraih predikat sebagai salah satu kota dengan keamanan pangan terbaik di Indonesia.

Hal ini disampaikan oleh Pj Sekda Kota Palangka Raya, Arbert Tombak, usai pertemuan dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Kota Palangka Raya berhasil masuk dalam 10 besar kabupaten/kota yang dinilai memiliki komitmen tinggi dalam menjaga keamanan pangan.

Pencapaian ini merupakan hasil dari upaya pemerintah kota dalam menerapkan berbagai program dan kebijakan yang mendukung keamanan pangan.

"Untuk memastikan penilaian ini, BPOM akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut," kata Arbert, Kamis, 5 Desember 2024.

Tim penilai dari BPOM akan melakukan kunjungan lapangan ke beberapa lokasi strategis di Kota Palangka Raya. Lokasi-lokasi tersebut dinilai memiliki peran penting dalam menjaga keamanan pangan.

Salah satu lokasi yang akan menjadi fokus pemeriksaan adalah Rumah Potong Hewan. Tim BPOM akan mengecek secara langsung kondisi sanitasi, peralatan, dan proses pemotongan hewan di rumah potong hewan.

Selain itu, pasokan unggas juga akan menjadi perhatian utama. Tim penilai akan memastikan ketersediaan pasokan unggas serta metode pemotongan yang sesuai dengan standar keamanan pangan.


Tujuan dari pemeriksaan lapangan ini adalah untuk memverifikasi data yang telah disampaikan oleh pemerintah kota dan memastikan bahwa Kota Palangka Raya benar-benar layak mendapatkan predikat sebagai kota aman pangan.

"Hasil dari penilaian ini akan sangat berpengaruh terhadap peringkat akhir Kota Palangka Raya dalam kompetisi Kabupaten/Kota Aman Pangan," ujarnya.

Dengan masuknya Kota Palangka Raya dalam 10 besar, diharapkan dapat memotivasi pemerintah kota untuk terus meningkatkan kualitas keamanan pangan. (HENDRI/j)