BORNEONEWS, Palangka Raya - Tahun ini, Pemerintah Kota Palangka Raya mendapatkan program cetak sawah dari Kementerian Pertanian seluas 10.686 hektare.
Luas lahan yang cukup signifikan ini diharapkan dapat meningkatkan produksi pangan lokal dan mendukung ketahanan pangan.
Kepala Bappedalitbang Kota Palangka Raya, Fauzi Rahman, menyampaikan bahwa program cetak sawah ini akan dilaksanakan di lima kecamatan.
“Rinciannya, Kecamatan Bukit Batu mendapatkan alokasi 603 hektare, Jekan Raya 769 hektare, Pahandut 3.305 hektare, Rakumpit 2.502 hektare, dan Sabangau 3.507 hektare,” katanya, Kamis, 5 Desember 2024.
Sementara Kelurahan Petuk Katimpun, Kecamatan Jekan Raya, mendapatkan alokasi khusus sebesar 560 hektare. Lahan seluas ini akan dikembangkan di sekitar Jalan Tjilik Riwut Km 13-14.
Fauzi berharap program cetak sawah ini dapat berjalan dengan lancar dan menghasilkan dampak positif bagi masyarakat.
“Dengan adanya program ini, diharapkan dapat meningkatkan produksi pangan lokal, membuka lapangan pekerjaan dan meningkatkan kesejahteraan petani,” imbuhnya.
Pemerintah Kota Palangka Raya akan terus mendukung program cetak sawah ini dengan menyediakan berbagai fasilitas dan bantuan teknis kepada para petani.
Selain itu, pemerintah juga akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pertanian dan cara-cara bertani yang modern.
Dengan adanya program cetak sawah ini, diharapkan Kota Palangka Raya dapat menjadi salah satu daerah penghasil pangan utama di Kalimantan Tengah. (HENDRI/j)
Kembangkan Pertanian, Palangka Raya Terima Program Cetak Sawah 10.686 Hektare
Bagikan:

PALANGKA RAYA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya Evaluasi Pelaksanaan PJJ di Tengah Kabut Asap
Ini 2 Lokasi Depot Air Gratis di MB Ketapang Sampit
Oli Berceceran di Bundaran Besar Jalan Pemuda Kapuas
Anak Beruang Madu yang Terpisah dari Induknya Diselamatkan Warga Seruyan
Meski Awal Musim Hujan di Kapuas Diprediksi November, El Nino Berpotensi Kurangi Intensitas Hujan hingga 2027
Induk Orangutan Terluka Tetap Jaga Anaknya di Tengah Kepungan Karhutla Desa Kandan Kotim
Komentar (0)
Memuat komentar…







