BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Tingginya curah hujan yang melanda Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), menyebabkan beberapa permukiman warga terdampak banjir.
Menanggapi hal ini, Polsek Arut Selatan (Arsel) melalui Bhabinkamtibmas Kelurahan Mendawai, Aiptu Yulian W.A., melakukan pengecekan debit air di wilayah terdampak pada Kamis, 5 Desember 2024.
Bhabinkamtibmas bersama Babinsa dan Lurah Mendawai mengunjungi rumah warga Kelurahan Mendawau RT 27, yang merupakan salah satu wilayah yang terkena banjir
Dalam pengecekan tersebut, mereka mencatat ada tujuh kepala keluarga (KK) terdampak dengan ketinggian air mencapai 10–15 cm.
“Lokasi ini memang sering dilanda banjir saat curah hujan tinggi,” kata Aiptu Yulian.
--page
Terpisah, Kapolres Kotawaringin Barat, AKBP Yusfandi Usman, Smelalui Kapolsek Arsel, AKP Syaifullah menyatakan, kegiatan ini dilakukan untuk memastikan keselamatan warga.
"Kami ingin memastikan masyarakat dalam keadaan aman pasca banjir yang terjadi dan memberikan dukungan yang diperlukan," ujarnya.
Selain pengecekan debit air, petugas juga memberikan imbauan kepada warga agar meningkatkan kewaspadaan, terutama terkait keselamatan listrik.
"Pastikan arus listrik dimatikan jika terkena air untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan," tegas AKP Syaifullah.
Bhabinkamtibmas juga mengingatkan warga agar terus memantau perkembangan cuaca dan melaporkan segera jika ada kondisi darurat.
"Kami bersama pihak terkait akan selalu memonitor situasi, sehingga jika ada perkembangan, kami dapat segera bertindak," tambah Aiptu Yulian.
Langkah cepat yang dilakukan Polsek Arsel ini merupakan bentuk responsif terhadap kondisi cuaca ekstrem. Upaya monitoring dan antisipasi akan terus dilakukan untuk meminimalkan dampak banjir di wilayah Kecamatan Arut Selatan. (DANANG/Y)









