BORNEONEWS, Palangka Raya - Kelompok transportasi di Provinsi Kalimantan Tengah mengalami deflasi year-on-year atau y-on-y sebesar 1,21 persen pada November 2024. Indeks harga konsumen atau IHK untuk kelompok ini menurun dari 111,11 pada November 2023 menjadi 109,77 pada November 2024.
"Penurunan ini menunjukkan adanya penurunan harga pada beberapa komoditas penting," ujar Kepala Badan Pusat Statistik atau BPS Kalteng, Agnes Widiastuti pada Kamis, 5 Desember 2024.
Subkelompok jasa angkutan penumpang mengalami deflasi y-on-y tertinggi, yaitu sebesar 4,49 persen.
"Penurunan harga pada subkelompok ini memberikan kontribusi signifikan terhadap deflasi keseluruhan kelompok transportasi," jelas Agnes.
Sementara itu, subkelompok pembelian kendaraan mengalami inflasi y-on-y tertinggi, yaitu sebesar 2,66 persen, menunjukkan adanya kenaikan harga pada kendaraan baru.
Kelompok transportasi pada November 2024 memberikan andil deflasi y-on-y sebesar 0,12 persen.
"Komoditas yang dominan memberikan andil deflasi y-on-y adalah bensin sebesar 0,12 persen, angkutan udara sebesar 0,07 persen, dan solar sebesar 0,03 persen," kata Agnes.
Penurunan harga pada komoditas-komoditas ini berkontribusi signifikan terhadap deflasi kelompok transportasi.
Sementara itu, komoditas yang memberikan andil inflasi y-on-y adalah pemeliharaan/service dan sepeda motor sebesar 0,02 persen, serta mobil, pelumas/oli mesin, dan perbaikan ringan kendaraan masing-masing sebesar 0,01 persen.
"Kenaikan harga pada komoditas-komoditas ini memberikan kontribusi terhadap inflasi dalam kelompok transportasi," tambah Agnes.
Pada November 2024, kelompok transportasi memberikan andil deflasi month-to-month atau m-to-m sebesar 0,01 persen.
"Komoditas yang dominan memberikan andil deflasi m-to-m adalah angkutan udara sebesar 0,03 persen," ujar Agnes.
Hal ini menunjukkan adanya penurunan harga pada komoditas tersebut dalam jangka pendek.
Dengan adanya laporan ini, diharapkan masyarakat Kalimantan Tengah semakin memahami dinamika harga dan faktor-faktor yang mempengaruhinya.
"Kami berkomitmen untuk terus memberikan informasi yang akurat dan relevan mengenai perkembangan harga di Kalimantan Tengah," tutur Agnes Widiastuti. (TESTI PRISCILLA/H)









