PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan (Ekoubang), Yuas Elko menekankan peran aktif Satgas Pangan dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID).

“Tim Satgas Ketahanan dan TPID Provinsi/Kab/Kota tetap proaktif memantau pergerakan harga, maupun ketersediaan bahan pokok serta memberikan informasi terkini,” ungkapnya saat rakor inflasi di Palangka Raya, baru baru ini.

Yuas mengingatkan dengan situasi inflasi yang terkendali seperti saat ini, keberadaan pangan harus tetap dijaga termasuk oleh dinas/instansi terkait.

Ia menekankan, pertemuan pada rakor inflasi sangat strategis. Diharapkan semua dapat mengupayakan langkah-langkah antisipasi secara dini.

Langkah antisipasi juga perlu terkoordinasi melalui kebijakan yang tepat, sehingga tidak terjadi gejolak di masyarakat akibat meningkatnya permintaan dalam menghadapi hari-hari besar keagamaan nasional.

Seperti diketahui, data BPS berdasarkan rilis awal Desember menunjukan Provinsi Kalteng mengalami inflasi tahun ketahun (Y-on-Y) 1,02 persen.

Capaian inflasi Provinsi Kalteng lebih rendah dari capaian nasional yang mengalami inflasi Y-on-Y 1,55 persen pada November 2024. (HERMAWAN DP/H)