BORNEONEWS, Sampit - Anggota DPRD Kalimantan Tengah, Sudarsono mengatakan pemerintah provinsi telah mengalokasikan anggaran kurang lebih Rp200,5 miliar dalam APBD Kalteng 2025 untuk pembangunan infrastruktur di Kabupaten Kotawaringin Timur.
“Kunjungan di kantor pemda tadi lebih banyak membahas infrastruktur. Alhamdulillah, kami baru saja menyelesaikan pembahasan anggaran di provinsi. Ada kurang lebih Rp200,5 miliar dari APBD Kalteng untuk jalan di Kotim pada 2025,” kata Sudarsono saat kunjungan kerja di Kantor Pemerintah Daerah Kotim, Kamis, 5 Desember 2024.
Salah satu proyek yang mendapat perhatian khusus adalah pembangunan Jalan Lingkar Selatan, dengan alokasi anggaran sekitar Rp15 miliar.
Meski awalnya diusulkan Rp30 miliar, anggaran tersebut disesuaikan untuk memberikan ruang pada perbaikan beberapa ruas jalan lain yang juga memerlukan penanganan mendesak.
“Kami usulkan Rp30 miliar untuk Jalan Lingkar Selatan, tetapi akhirnya disetujui Rp15 miliar. Untuk teknis pelaksanaannya, itu adalah tugas Dinas Pekerjaan Umum (PU), sementara kami hanya memastikan dari sisi penganggarannya,” ujarnya.
Selain Jalan Lingkar Selatan, ruas jalan lain yang menjadi prioritas adalah jalur dari Samuda ke arah Kuala Pembuang, termasuk wilayah Kuayan.
Proyek ini menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah dan mendorong pertumbuhan ekonomi di Kotim dan sekitarnya.
“Dari Sampit ke Kuala Pembuang juga sudah dianggarkan. Jika ditotal, Rp200,5 miliar itu khusus untuk infrastruktur di Kotim yang dikelola Dinas PU, belum termasuk anggaran dari dinas lainnya,” tambahnya.
Sudarsono berharap alokasi anggaran ini dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk meningkatkan kualitas infrastruktur di Kotim, sehingga memberikan dampak positif bagi mobilitas masyarakat dan perekonomian daerah. (DEWI PATMALASARI/R)









